Males Antre Saham? Joki Aja...
Kamis, 04 Okt 2007 13:48 WIB
Jakarta - Penawaran saham perdana seringkali diramaikan dengan antrean panjang. Sayangnya, antrean itu kadang membuat kita tak percaya. Calon investor kok nggak ngerti saham yang mau dibelinya?Itulah antrean para joki. Fenomena munculnya joki atau investor bayangan dalam setiap pelaksanaan masa penawaran saham perusahaan yang akan melepas sahamnya ke pasar tampaknya merupakan hal yang biasa ditemui. Jasa-jasa para joki ini memang biasa digunakan oleh investor untuk memperoleh porsi saham yang jumlahnya besar. Dari pantauan detikFinance untuk beberapa kali pelaksanaan IPO, cukup banyak joki yang antre untuk membeli saham tersebut. Cara mengenali joki tersebut cukup mudah, biasanya mereka berpakaian lusuh dan memang tidak terlihat seperti investor saham pada umumnya. Dari pantauan di lapangan, para joki tersebut ternyata mempunyai koordinator yang mengumpulkan formulir pemesanan saham yang akan dibeli. Usai mengambil formulir pembelian saham, para calon investor gadungan itu menyerahkan formulir pada seseorang yang bertugas sebagai koordinator. Mereka kemudian mengeluarkan KTP masing-masing untuk kemudian dicatat nomornya oleh koordinator yang ada. Saat pengisian formulir pun, salah seorang koordinator pun terlihat menuntun para calon investor. Salah satu calon investor yang ditemui detikFinance terlihat kebingungan ketika ditanyakan berapa jumlah saham yang akan dibelinya. "Duh, saya nggak tahu," ujarnya singkat menjawab pertanyaan berapa lot saham yang diincar. Ia pun mengelak ketika ditanya mengenai siapa yang menyuruhnya antre untuk memesan saham. Beberapa investor yang terus dipantau oleh sang koordinator pun enggan menjawab pertanyaan seputar pemesanan saham. Memang cara investor menggunakan joki ini tampaknya ampuh, karena kesempatannya untuk mendapatkan jatah saham lebih banyak cukup lebar.
(dnl/qom)











































