Danantara & INA Suntik Rp 3,37 Triliun ke Proyek Chandra Asri (TPIA)

Danantara & INA Suntik Rp 3,37 Triliun ke Proyek Chandra Asri (TPIA)

Heri Purnomo - detikFinance
Selasa, 03 Mar 2026 14:27 WIB
Danantara & INA suntik modal ke Chandra Asri
Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) menyuntik modal sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,37 triliun (Kurs Rp 16.861) ke proyek milik emiten Prajogo Pangestu yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).Foto: Dok. BPI Danantara
Jakarta -

Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) menyuntik modal sebesar US$ 200 juta atau sekitar Rp 3,37 triliun (Kurs Rp 16.861) ke proyek milik emiten Prajogo Pangestu yakni PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA).

Investasi ini tertuang dalam penandatanganan Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) antara Danantara, INA dan Chandra Asri Group guna memperkuat kapasitas produksi Caustic Soda (CA) dan Ethylene Dichloride (EDC) domestik dan meningkatkan ketahanan pasokan dalam negeri.

Langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) yang telah ditandatangani Danantara Indonesia, INA dan PT Chandra Asri Pacific Tbk (Chandra Asri Group), di mana Danantara Indonesia dan INA merupakan investor strategis dalam proyek tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perjanjian ini menandai fase komitmen modal dalam mendukung pembangunan pabrik Chlor Alkali-Ethylene Dichloride (CA-EDC) di Cilegon, Banten yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Chandra Asri group.

"Perjanjian hari ini menegaskan komitmen Danantara Indonesia untuk memperkuat industri-industri strategis nasional yang memberikan nilai tambah tinggi, menciptakan lapangan kerja, serta mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kolaborasi ini tidak hanya sebagai respon terhadap tantangan ketergantungan impor, tetapi juga sebagai langkah nyata untuk mempercepat hilirisasi, kunci penggerak ekonomi Indonesia," kata Pandu Sjahrir, Chief Investment Officer Danantara Indonesia dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3/2026).

ADVERTISEMENT

Pada fase pertama, pembangunan pabrik CA-EDC akan memiliki kapasitas produksi tahunan sebesar 400.000 ton Caustic Soda kering per tahun dan 500.000 ton Ethylene Dichloride.

Fasilitas ini dikembangkan dengan standar teknologi dan keselamatan industri yang tinggi untuk memastikan efisiensi operasional, keandalan pasokan serta kepatuhan terhadap prinsip keberlanjutan.

Presiden Direktur dan CEO Chandra Asri Group Erwin Ciputra mengatakan pihaknya menyambut baik partisipasi Danantara dan INA dalam proyek CAEDC. Menurutnya, dukungan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kapabilitas Chandra Asri Group dalam mengembangkan fasilitas proyek tersebut.

"Kami berharap proyek CA-EDC ini dapat secara signifikan mengurangi ketergantungan impor bahan kimia strategis, memperkuat ketahanan rantai pasok nasional serta mendukung hilirisasi. Selain itu, pembangunan dan operasional fasilitas ini juga akan membuka peluang kerja baru sebanyak 3000 pada masa konstruksi dan 250 pada saat operasional serta memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan industri di Cilegon dan sekitarnya," ujarnya.

Tonton juga video "Danantara Nimbrung di Pertemuan MSCI-OJK"

(hrp/hns)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads