Pemerintah Masih Tahan Saham Green Shoe BNI

Pemerintah Masih Tahan Saham Green Shoe BNI

- detikFinance
Jumat, 05 Okt 2007 15:38 WIB
Jakarta - Pemerintah tidak terburu-buru melepas saham penjatahan lebih (green shoe) PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Bahkan, ada kemungkinan pemerintah tidak melaksanakan opsi tersebut tahun ini.Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil saat ditemui di kantornya, Jalan Wahidin, Jakarta, Jumat (5/10/2007)."Saya bilang jangan dilepas cepat-cepat karena ini jangka panjang," kata Sofyan.Harga saham BNI sempat menyentuh titik tertinggi Rp 2.075 per saham pada penutupan perdagangan Kamis kemarin (4/10/2007). Namun Jumat ini turun lagi di posisi Rp 2.050 per saham.Sofyan pernah mengatakan akan melepas saham green shoe BNI dengan harga lebih tinggi dari harga secondary offering (penawaran saham umum kedua) atau minimal sama dengan secondary offering.Meskipun demikian, Sofyan mengatakan green shoe saham BNI akan dilakukan jika kebutuhan APBN mendesak. Untuk itu Sofyan mengatakan akan membicarakan realisasi anggaran terlebih dahulu dengan Menteri Keuangan sebelum mengambil langkah."Kalau realisasi APBN tidak semendesak itu mungkin kita tahan dulu," ujarnya.Saham green shoe BNI yang akan dilepas mencapai 472.895.270 saham. Pelaksanaan penjualan saham itu paling cepat bisa dilakukan setelah masa lock up 1 November 2007. (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads