Minat Asing Beli Saham Wika Melebihi Jatah

Minat Asing Beli Saham Wika Melebihi Jatah

- detikFinance
Jumat, 05 Okt 2007 16:38 WIB
Jakarta - Permintaan investor asing terhadap saham perdana PT Wijaya Karya Tbk (Wika) dalam proses book building mencapai 40 persen. Jumlah ini melampaui jatah investor asing yang ditetapkan sebesar 30 persen.Demikian disampaikan Presiden Direktur Bahana Securities Heri Sunaryadi saat ditemui di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Wahidin, Jakarta, Jumat (5/10/2007)."Porsi asing yang masuk dalam book buuilding 40 persen dan domestik 60 persen. Penjatahannya tergantung menteri BUMN bagaimana. Tapi saat ini kita pakai patokan 30 persen asing, 70 persen domestik," ujarnya.Besarnya minat investor asing terhadap saham perdana Wika karena BUMN konstruksi ini memiliki bidang usaha yang berbeda dari pemain sejenis. Wika memiliki fokus usaha bidang konstruksi infrastruktur. "Industri konstruksi di Indonesia sedang jadi perhatian, apalagi Wika fokusnya di infrastruktur, jadi market-nya agak lain dengan pemain yang ada. Inilah kelebihannya Wijaya Karya," ujarnya.Ditemui ditempat yang sama Menneg BUMN Sofyan Djalil mengatakan meski minat investor asing besar, pemerintah akan mengutamakan investor lokal."Kita akan kasih kesempatan porsi lebih besar untuk domestik. Tapi kan ini masih ada satu minggu lagi masa penawarannya, kita lihat. Jadwalnya tetap listing di 24 Oktober," katanya.Investor ritel, menurut Sofyan, juga akan diberikan porsi untuk meramaikan pasar.Dengan harga saham IPO Rp 420 per saham, dana yang akan diraup Wika sekitar Rp 775 miliar. Menurut Dirut Wika A. Sutjipto dana tersebut akan digunakan 20 persen untuk modal kerja, 40 persen untuk peningkatan bisnis dan 40 persen sisanya untuk investasi di perusahaan sejenis. (ard/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads