Dolar AS 'Batuk-batuk' Lagi

Dolar AS 'Batuk-batuk' Lagi

- detikFinance
Rabu, 10 Okt 2007 08:55 WIB
Jakarta - Baru sehari menundukkan euro, mata uang dolar AS kembali 'batuk-batuk' menyusul keluarnya pernyataan The Fed.Bank Sentral AS itu mengatakan penurunan suku bunga 50 basis poin menjadi 4,75% pada bulan lalu, justru akan membuat pelemahan terhadap sektor properti dan meningkatnya risiko ekonomi di tahun 2008.Pernyataan The Fed tersebut langsung membuat pasar valas di AS murung. Karena pelaku pasar sangat berharap The Fed akan kembali memotong suku bunganya dalam pertemuan pada 30-31 Oktober 2007.Seperti dilansir AFP, dolar AS pada penutupan perdagangan Selasa waktu AS (9/10/2007) kembali melemah terhadap mata uang utama dunia euro dan yen.Mata uang tunggal Eropa, euro menguat ke 1,4104/US$ dibanding hari sebelumnya 1,4042/US$. Terhadap yen dolar juga terkoreksi ke 117,18 yen dibanding hari sebelumnya 117,40 yen.Sementara mata uang rupiah pada hari ini diprediksi bergerak sempit dan cenderung stabil karena pelaku pasar mulai mengantisipasi libur panjang lebaran.Namun rupiah masih punya peluang menguat jika kondisi dolar AS melemah terhadap mata uang kawasan.Pada perdagangan valas pukul 08.50 WIB, Rabu (10/10/2007) rupiah telah menguat 10 poin ke posisi 9.060 per dolar AS. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads