Gapuraprima Sempat Untung 51%

Debut Pertama di BEJ

Gapuraprima Sempat Untung 51%

- detikFinance
Rabu, 10 Okt 2007 09:35 WIB
Jakarta - Saham perusahaan properti PT Perdana Gapuraprima Tbk sempat melejit 51,6% dalam debut pertamanya di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada pembukaan perdagangan pukul 09.30 JATS, Rabu (10/10/2007) saham dengan kode GPRA perdagangan sempat naik Rp 160 (51,6%) ke posisi 470. Sebelumnya akhirnya kenaikannya melambat 8-14 persen. Perdana Gapuraprima menjual 962 juta lembar saham ke publik atau 29,99% dengan jumlah saham yang dicatatkan di papan utama sebanyak 3,207 miliar. Saham Perdana Gapuraprima ditawarkan pada harga Rp 310 dengan nominal Rp 100. Bersamaan dengan IPO, perseroan juga mengeluarkan waran seri I sebanyak 192,4 juta waran.Dana yang diperoleh dari hasail IPO ini sekitar 40 persen digunakan untuk ekspansi usaha. Sedangkan 60 persen sisanya terbagi masing-masing 50 persen untuk working capital dan refinancing proyek-proyek perseroan.Penambahan working capital dari refinancing akan ditujukan bagi anak-anak perusahaan yaitu Dinamika Karya Utama yang mengembangkan Serpong Town Square dan SDM, serta pengembangan The Bellezza.Sedangkan ekspansi usaha akan mencakup pembangunan proyek-proyek baru antara lain apartemen segmen menengah Kebagusan City dan perkantoran Hipmi Tower yang keduanya berlokasi di Jakarta Selatan.Penjamin emisi yang ditunjuk PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Nusadana Capital Indonesia.Kinerja perseroan hingga semester I-2007 mencatat penjualan Rp 253,3 miliar, laba bersih Rp 26,7 miliar dengan total aset Rp 1,094 triliun.Pemegang saham setelah IPO adalah PT Citraabadi Kotapersada 69,95 persen, PT Bina Cipta Nusantara 0,06 persen dan publik 29,99 persen. Perdana Gapuraprima menjadi emiten baru ke-11 di BEJ yang tercatat tahun ini.Sebelumnya 10 emiten baru yang sudah listing adalah PT BISI International Tbk (BISI), PT Panorama Transportasi Tbk (WEHA), PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP), PT Sampoerna Agro Tbk (SGRO), PT Media Citra Nusantara Tbk (MNCN) dan PT Bank Multicor Tbk (MCOR), PT Perdana Karya Perkasa Tbk (PKPK), PT Laguna Cipta Griya Tbk, PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dan PT Bank Capital Indonesia Tbk (BACA). (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads