Kinerja ASLC Melesat, WBSA Siap IPO Saat IHSG Ditutup Naik 2,75%

Kinerja ASLC Melesat, WBSA Siap IPO Saat IHSG Ditutup Naik 2,75%

- detikFinance
Kamis, 26 Mar 2026 09:14 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Kinerja ASLC Melesat, WBSA Siap IPO Saat IHSG Ditutup Naik 2,75%
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam pada layar smartphone
Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau dengan kenaikan 2,75% ke level 7.302,12 pada perdagangan Rabu (25/03).

Penguatan indeks ditopang oleh lonjakan saham-saham unggulan seperti ASII yang melesat 13,79%, disusul TLKM 8,20% dan BMRI 5,07%. Sebaliknya, tekanan datang dari BBNI yang terkoreksi 7,97%, serta saham EMAS yang turun 10,53% dan DCII melemah 1,90%.

Aliran dana asing tercatat masuk ke pasar dengan nilai beli bersih Rp55,57 miliar di pasar reguler dan Rp103,12 miliar secara keseluruhan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sisi sektor, mayoritas atau 9 dari 11 sektor ditutup menguat, dengan sektor industrial mencatat kenaikan tertinggi sebesar 5,98%. Sementara itu, sektor basic industry menjadi satu-satunya yang mengalami pelemahan terdalam, meski terbatas di 0,17%.

Sentimen positif juga datang dari pasar global. Bursa saham Amerika Serikat kompak ditutup menguat, dengan Dow Jones naik 0,66% ke 46.429, S&P 500 menguat 0,54% ke 6.591, dan Nasdaq naik 0,77% ke 21.929.

ADVERTISEMENT

Selain itu, rencana efisiensi belanja pemerintah, termasuk penyesuaian anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Rp40 triliun, turut menjadi dorongan bagi pasar. Kebijakan tersebut juga berdampak pada penguatan indeks ETF Indonesia (EIDO) sebesar 4,72% dan MSCI Indonesia sebesar 3,98%.

Kabar Emiten

  1. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC)

ASLC membukukan peningkatan pendapatan sebesar 14,51% menjadi Rp1,00 triliun pada 2025, dibandingkan Rp876,55 miliar pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini ditopang oleh segmen kendaraan bekas yang meningkat 21,27% menjadi Rp730,54 miliar, terutama melalui platform Caroline.id.

Dari sisi volume, penjualan mobil bekas mencapai 4.500 unit sepanjang 2025, naik 24,50% dari realisasi 2024 sebanyak 3.614 unit. Secara pergerakan harga, saham ASLC menunjukkan sinyal penguatan lanjutan setelah menembus pola double bottom dan didukung indikasi bullish divergence, dengan potensi menuju area Rp83.

  1. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)

WBSA tengah menjalani masa penawaran awal (book building) pada 25–27 Maret, sebelum dijadwalkan melantai di bursa pada 10 April. Perusahaan ini bergerak di sektor logistik terpadu yang mencakup distribusi darat, laut, udara, hingga pergudangan. WBSA menargetkan perolehan dana hingga Rp306 miliar dengan kisaran harga penawaran Rp150–170 per saham.

Saat ini, mayoritas saham WBSA dimiliki oleh Tiga Beruang Kalifornia PTE. LTD sebesar 99,69%. Dana hasil penawaran saham perdana direncanakan untuk ekspansi melalui akuisisi PT Bermuda Inovasi Logistik senilai Rp215 miliar, serta mendukung kebutuhan operasional perusahaan.

Rekomendasi Saham Hari Ini

  • TLKM - Buy 3240-3260 | TP 3330-3410 | SL 3100

  • BMRI - Buy 4900-4930 | TP 5025-5100 | SL 4630

  • DEWA - Buy 450-456 | TP 470-480 | SL 420

  • UNTR - Buy 30600-30700 | TP 31400-31800 | SL 28800

  • IRSX - Buy 430-434 | TP 446-462 | SL 408

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

Lihat juga Video: Melemahnya Bursa AS Berdampak ke IHSG?

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads