Pelemahan Dolar Proses yang Sehat
Kamis, 18 Okt 2007 13:38 WIB
Washington - Pelemahan dolar AS akhir-akhir ini merupakan sebuah proses alami yang sehat dari sebuah penyeimbangan global. Namun hal itu harus diikuti dengan penyesuaian dari negara-negara lain.Hal tersebut disampaikan Simon Johnson, Economic Counsellor dan Direktur Riset IMF saat memberikan penjelasan tentang 'World Economic Outlook 2008', seperti dikutip detikFinance, Kamis (18/10/2007)."Depresiasi dolar yang kami lihat sejak tahun 2002 mencapai sekitar 20% dalam hal real effective dan secara jelas terjadi depresiasi yang tajam dalam beberapa bulan terakhir. Ini adalah sesuai yang sudah kami perkirakan untuk beberapa waktu lalu, dan ada dalam proyeksi kami," jelasnya.Menurut Johnson, sejumlah negara-negara industri sudah sangat berpengalaman dengan masalah apresiasi mata uang ini. Sehingga mereka hanya memberi sedikit perhatian untuk melihat apakah negara lain akan melakukan penyesuaian.Namun Johnson juga mengakui bahwa depresiasi dolar AS tersebut bisa mempengaruhi gejolak harga minyak dunia, mengingat komoditas tersebut berbasis dolar. Namun menurutnya, denominasi harga minyak dengan dolar tidak perlu diubah."Memberi harga minyak dengan dolar merupakan praktek yang sudah sangat baik, karena cukup transparan," jelasnya.
(qom/qom)











































