IHSG Belum Aman dari Koreksi

IHSG Belum Aman dari Koreksi

- detikFinance
Jumat, 19 Okt 2007 09:10 WIB
Jakarta - Pasar saham diprediksi belum aman dari aksi ambil untung, menyusul kecenderungan turunnya bursa global. Tingginya harga minyak mentah dunia yang menyentuh level US$ 90 per barel bagai dua sisi mata uang.Untuk saham sektor energi kondisi ini sangat menguntungkan karena pendapatan akan meningkat. Sebaliknya saham sektor industri dan manufaktur diselimuti bayangan hitam tingginya biaya produksi. Pada perdgangan saham akhir pekan Jumat (19/10/2007), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi belum bisa pindah ke jalur hijau. Aksi ambil untung masih akan mewarnai pergerakan IHSG Pada penutupan perdagangan Kamis kemarin (18/10/2007), IHSG melemah 24,850 (0,94%) ke level 2.616,740.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bahkti SecuritiesAksi beli selektif terhadap saham-saham unggulan sektor energi tidak mampu mempertahankan indeks dari tekanan akibat aksi profit taking sehingga indeks pada perdagangan kemarin terkoreksi 0,94% menjadi 2.616. Dengan memperhatikan posisi indeks yang berada pada area overbought serta masih tingginya tekanan jual mengindikasikan indeks pada perdagangan akhir pekan ini berpeluang kembali terkoreksi dengan rentang pergerakan antara 2.589 - 2.642.Optima Investama Profit taking temporer yang diperkirakan sebelumnya akhirnya benar terjadi sehingga indeks terkoreksi. Indeks sebenarnya telah melewati level psikologis di 2.650 atau mencapai titik tertinggi di 2.661. Koreksi tersebut merupakan koreksi yang sehat sebelum akhirnya indeks rally kembali ke 2.700. Walaupun terkoreksi beberapa saham tersebut masih layak dikoleksi apalagi untuk investor yang berfikir jangka panjang. Indeks berpeluang rebound kembali dan diperkirakan bergerak dikisaran 2.600-2.650dengan saham pilihan: TINS, LSIP, ANTM, PTBA dan PGAS.Panin SekuritasAksi profit taking terhadap saham sektor pertambangan dan energi mendorong turunnya IHSG dalam perdagangan kemarin. Sejak awal Oktober, IHSG telah mengalami rally naik yang cukup signifikan (10%), sehingga kami menilai wajar terjadi profit taking.Tingginya harga minyak dunia menjadi sentimen negatif bagi pergerakan pasar regional. Hari ini IHSG diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan melemah. Kisaran support - resistance 2.588-2.628. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads