Sesi Siang
IHSG Tergelincir ke 2.585
Jumat, 19 Okt 2007 11:57 WIB
Jakarta - Pasar saham pada sesi I perdagangan hari ini diwarnai aksi ambil untung saham-saham perbankan dan telekomunikasi.Pada penutupan perdagangan sesi I Jumat (19/10/2007) pukul 11.30 JATS, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir hingga 30,945 poin (1,18%) kembali ke level 2.500-an yakni di posisi 2.585,795.Nilai transaksi pada sesi siang ini mencapai Rp 2,155 triliun dengan frekuensi sebanyak 23.767 kali dan volume 1,733 miliar saham.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 44 saham naik, 112 saham turun dan 45 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 350 menjadi Rp 11.800, Indosat (ISAT) turun Rp 250 menjadi 7.950, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 150 menjadi Rp 7.050, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 125 menjadi Rp 3.675 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) turun Rp 25 menjadi Rp 2.075.Penurunan indeks ini mengikuti sebagian bursa regional yang juga merah seperti Nikkei Jepang, Seoul dan Singapura.Tingginya harga minyak dunia yang mencapai US$ 90 per barel menjadi perhatian pelaku pasar karena menambah biaya produksi industri. Namun kenaikan harga minyak justru memberikan sentimen positif ke saham sektor energi.Saham-saham energi yang mengalami kenaikan harga di top gainer antara lain, Timah (TINS) naik Rp 250 menjadi Rp 16.750, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 100 menjadi Rp 13.650, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 75 menjadi Rp 3.275 dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 75 menjadi Rp 4.725.Sementara rupiah pada perdagangan pukul 11.30 WIB menguat tipis 5 poin ke posisi 9.085 per dolar AS. Anjloknya dolar AS terhadap mata uang euro memberikan sedikit ruang ke rupiah untuk tetap stabil.
(ir/ir)











































