Dana Asing Rp 23,34 T Kabur, IHSG Ambruk hingga 14%

Dana Asing Rp 23,34 T Kabur, IHSG Ambruk hingga 14%

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 06 Apr 2026 10:05 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Hasan Fawzi
Foto: Andi Hidayat
Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat aksi jual bersih investor asing atau net foreign sell sebesar Rp 23,34 triliun dalam sebulan perdagangan terakhir. Tren jual bersih asing ini terjadi seiring dengan melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan IHSG melemah lebih dari 14% sepanjang perdagangan sebulan terakhir. Namun, ia menyebut IHSG masih dapat bertahan di tengah dinamika ekonomi domestik dan global.

"IHSG pada akhir Maret tercatat ditutup di level 7.048,22 atau terkoreksi sebesar 14,42% month-to-month. Namun, di tengah dinamika tersebut, resiliensi dan juga likuiditas di pasar modal domestik secara keseluruhan tetap dapat dijaga dengan baik. Investor asing tercatat membukukan net sale di pasar saham senilai 23,34 triliun rupiah month-to-month," ungkap Hasan dalam konferensi pers hasil Rapat Dewan Komisioner OJK secara virtual, Senin (6/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasan menjelaskan, lonjakan tren net foreign sell terjadi akibat transaksi di pasar negosiasi terhadap sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kemudian untuk pasar obligasi, hasan menyebut Indonesia Composite Bond Index (ICBI) juga terkoreksi 2,03% ke level 433,16.

ADVERTISEMENT

"Ini tercatat terkoreksi sebesar 2,03% month-to-month atau 1,74% year to date," jelasnya.

Kemudian untuk Surat Berharga Negara (SBN), OJK juga mencatat aksi jual bersih yang dilakukan investor non-resident hingga Rp 21,80 triliun secara bulanan. Aksi jual bersih ini terjadi imbas meningkatnya ketidakpastian global.

"Seiring peningkatan persepsi risiko akibat terjadinya ketidakpastian global, investor non-resident membukukan net sale di pasar SBN sebesar Rp 21,80 triliun month-to-month," pungkasnya.

Simak juga Video 'Ikuti Kondisi Asia, IHSG Memerah Jelang Paskah':

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads