IHSG Hari Ini Dibuka Melesat ke 7.143

IHSG Hari Ini Dibuka Melesat ke 7.143

Ilyas Fadilah - detikFinance
Rabu, 08 Apr 2026 09:19 WIB
IHSG Hari Ini Dibuka Melesat ke 7.143
Ilustrasi/Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. IHSG naik cukup tinggi dan berada di level 7.100-an.

Dikutip dariRTI, Rabu (8/4/2026),IHSGpukul 9.05 WIB berada di level 7.143,00, naik 2,47% atau 171,98 poin. PergerakanIHSGpada pembukaan berada pada posisi 7.162,40 dengan level tertinggi 7.166,55 dan terendah 7.118,58.

Volume transaksi tercatat 4,65 miliar saham, turnover Rp 2,35 triliun dengan frekuensi transaksi 194.045 kali.Sebanyak 439 saham menguat, 100 saham melemah, dan 144 saham stagnan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu pada indeks saham di Asia lainnya, Nikkei terpantau melesat 5,06%, Hang Seng naik 2,80%, dan Shanghai Composite Index menguat 1,35%.

Pergerakan IHSG

Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam risetnya menjelaskan, IHSG hari ini (8/4/2026) diprediksi positif dalam kisaran 7.000-7.150.Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain,dari dalam negeri, IHSG kembali koreksi dengan outflow investor asing di seluruh pasar ekuitas Rp 1,77 triliun, atau Rp 36 triliun sejak awal tahun (7/4). Kondisi outflow juga senada dengan depresiasi rupiah JISDOR ke Rp17.092/USD (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

"Interim review FTSE Mar 2026 yang dipublikasikan pada 7 Apr 2026, menyatakan status Indonesia tetap dipertahankan dalam Secondary Emerging Market, tanpa perubahan klasifikasi maupun indikasi masuk Watch List. FTSE menempatkan Indonesia dalam fase "credibility rebuilding". Regulator telah meluncurkan reform struktural, meliputi data kepemilikan saham diatas 1%, implementasi High Shareholding Concentration (HSC), klasifikasi 39 kepemilikan saham (tipe investor), dan kenaikan batas minimum free float 15% (berlaku 31 Mar 2026). Selanjutnya, pada review Juni 2026 FTSE akan kembali uji kredibilitas reform pasar modal, seperti penyesuaian komposisi dan bobot saham dalam indeks," tulisnya.

Dari Mancanegara, Indeks saham berjangka AS secara intraday melonjak, Indeks US 500 +2,22% dan US Tech 100 +2,93 (8/4/2026). Kenaikan tersebut setelah Presiden Trump menunda serangan militer "gencatan senjata" dalam 2 pekan kedepan.

"Trump menunda serangan hanya beberapa jam sebelum batas waktu yang ditentukan pada 7 Apr 8.p.m. ET (8 Apr pukul 7.00 WIB). Atas pernyataan tersebut, harga minyak mentah Brent -13,4% ke USD94,7 per barel (Kontrak Jun 2026, 8/4). Sejalan dengan Bursa Wall Street, Bursa Asia Pasifik juga rebound, indeks Nikkei 225 +4,8% dan KOSPI +5,5% (8/4/2026)," lanjutnya.

Simak Video 'Alasan Danantara Rajin Borong Saham saat IHSG Anjlok':

(ily/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads