IPO Pegadaian Dipercepat
Senin, 22 Okt 2007 14:04 WIB
Jakarta - Kementerian BUMN berkeinginan untuk mempercepat pelaksanaan penawaran saham perdana (IPO) Perum Pegadaian. Dengan IPO diharapkan Pegadaian dapat lebihmemperluas bisnisnya. Hal tersebut disampaikan Sekretaris Menneg BUMN M Said Didu ketika ditemui di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta (22/10/2007)."Kita tahu bahwa bisnis yang dilakukan oleh Pegadaian itu sangat sesuai dengan kultur masyarakat Indonesia, dan pasarnya sangat luas jadi kita ingin agar masyarakat juga bisa menikmati keuntungannya," jelasnya.Didu mengatakan bahwa saat ini Kementerian BUMN tengah melakukan pengkajian secara internal mengenai rencana IPO Pegadaian tersebut."Jadi nanti Pegadaian akan kita jadikan PT terlebih dahulu baru setelah itu kitaIPO-kan," tuturnya.Mengenai jumlah saham yang akan dilepas, Said mengatakan bahwa hal tersebut masih dalam pengkajian. "Tapi pastinya pemerintah masih harus tetap mayoritas di situ," imbuhnya.Dia sendiri optimis bahwa saham Pegadaian akan diminati oleh pasar, karena bisnisnya yang besar. "Kita tahu banyak masyarakat kita yang sangat bergantung kepada Pegadaian sehingga menyangkut kehidupan masyarakat, jadi pasarnya sangat besar dan investor tidak perlu takut Pegadaian akan kehilangan pasar," jelasnya.Sementara target waktu pelaksanaannya Didu belum bisa menjawab apakah akan dilaksanakan tahun depan. "Kita lihat saja nanti," jawabnya. Sebelumnya Dirut Perum Pegadaian Deddy Kusdedi berharap dapat merealisasikan rencana menjadi perusahaan terbuka pada tahun 2009.Menurutnya, rencana tersebut akan direalisasikan setelah Pegadaian berubah status menjadi perseroan. Perubahan status tersebut ditargetkan dapat terlaksana tahun 2008."Perubahan status menunggu keputusan Menneg, 2008 diharapkan keputusan sudah diperoleh. IPO dengan catatan diijinkan dan telah memenuhi persyaratan tahun 2009," ujarnya.
(dnl/ddn)











































