BTN Cetak Laba Rp 1,1 Triliun dalam 3 Bulan, Naik 22,6%

BTN Cetak Laba Rp 1,1 Triliun dalam 3 Bulan, Naik 22,6%

Anisa Indraini - detikFinance
Rabu, 15 Apr 2026 17:53 WIB
Laporan Kinerja BTN
Laporan Kinerja BTN / Foto: Anisa Indraini
Jakarta -

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN mencatat perolehan laba bersih senilai Rp 1,1 triliun sepanjang kuartal I-2026. Capaian itu naik 22,6% secara tahunan (yoy) dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp 904 miliar.

"Profitabilitas pada kuartal I-2026 tetap solid dengan laba tumbuh 22,6%," kata Direktur Finance & Strategy BTN, Nofry Rony Poetra dalam konferensi pers di Menara BTN, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2026).

Pertumbuhan itu ditopang oleh penyaluran kredit yang naik 10,3% (yoy) menjadi Rp 400,63 triliun. Dari total penyaluran kredit tersebut, khusus segmen KPR Subsidi senilai Rp 193,55 triliun atau naik 7,7% (yoy) dan segmen KPR Non-Subsidi Rp 112,56 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) BTN tumbuh 9,9% (yoy) menjadi Rp 422,63 triliun per kuartal I-2026. Current account and savings account (CASA) juga menunjukkan peningkatan sejalan dengan transformasi di segmen retail dan kehadiran bale by BTN.

"Per kuartal I-2026, CASA BTN tercatat naik 7,9% yoy menjadi Rp 212,11 triliun atau menempati porsi 50,2% dari total DPK," jelasnya.

ADVERTISEMENT

Cost of Fund (CoF) BTN tercatat membaik ke level 3% per kuartal I-2026 atau turun dari 4% di periode yang sama tahun lalu. Kinerja kredit dan DPK tersebut juga ikut menopang peningkatan aset BTN sebesar 10,5% (yoy) menjadi Rp 517,54 triliun per kuartal I-2026.

Peningkatan Pengguna Bale by BTN

Pengguna bale by BTN tercatat melonjak sebesar 67,5% yoy menjadi 4 juta pengguna pada kuartal I-2026. Peningkatan tersebut diikuti pertumbuhan positif rata-rata saldo tabungan, jumlah dan nilai transaksi yang masing-masing melesat sebesar 18% yoy, 8,1% yoy dan 48,2% yoy.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu mengatakan salah satu penopang utama peningkatan pengguna tersebut yakni acara BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) 2026. Pihaknya menargetkan dapat membidik jumlah pengguna bale sebesar 5 juta sampai akhir 2026.

"BTN JAKIM menjadi salah satu pendongkrak peningkatan signifikan untuk transaksi dan pengguna bale. Kami menyadari sebagai consumer bank, kami perlu terus menghadirkan berbagai kemudahan transaksi perbankan untuk mendukung berbagai aktivitas gaya hidup masyarakat termasuk olahraga," ucap Nixon.

(fdl/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads