Transmisi Gas PGN Grissik-Pagardewa Diresmikan
Kamis, 25 Okt 2007 11:25 WIB
Palembang - PGN meresmikan pengoperasian jaringan pipa transmisi gas bumi jalur Grissik-Pagardewa. Gas yang mengalir di jalur ini baru 20-50 mmscfd. Tapi PGN menargetkan bisa mencapai kapasitas penuh sesuai kontrak sebesar 175 mmscfd pada 2008.Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup menjelaskannya disela-sela peresmian tersebut di Grissik, Sumatera Selatan, Kamis (25/10/2007)."Kita harapkan bisa sesuai kontrak, 175 mmscfd pada 2008," katanya.Sedangkan untuk gas yang mengalir dari lapangan Pagardewa milik Pertaminadiperkirakan mencapai sekitar 104 mmscfd.Diharapkan dengan penambahan kompresor pada Maret 2008, seluruh jaringan pipa transmisi SSWJ akan mengangkut gas sebesar 480 mmscfd ke wilayah Jawa bagian barat.Peresmian dilakukan Menneg BUMN Sofyan Djalil didampingi Dirut PGN Sutikno, Kepala BP Migas Kardaya Warnika, Kepala BPH Migas Tubagus Haryoni, dan Dirjen Migas Luluk Sumiarso."Proyek ini sebelumnya memang pernah terlambat, tapi kami berusaha mengejar ketertinggalannya," kata Sutikno.Menurut Kardaya, dengan selesainya pipa ini maka Indonesia kini memiliki bagian utama jaringan pipa gas nasional. Rencananya, salah satu jaringan pipa nasional akan dibangun terintegrasi dari Natuna, Batam Sumatera Tengah, Riau, Jambi, langsung ke Jawa."Kita sudah punya bagian utama jaringan utama nasional. Sehingga infrastruktur untuk memenuhi kebutuhan domestik pun tersedia," kata Kardaya.Sementara Meneg BUMN Sofyan Djalil berharap dengan bertambahnya suplai gas di Jawa maka subsidi BBM bisa berkurang."Dengan bertambahnya suplai gas dalam negeri, bisa mengurangi penggunaan BBM, yang kemudian mengurangi subsidi BBM. Sehingga dananya pun bisa digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat," katanya.
(lih/ir)











































