Minus Resesi di AS
Pasar Modal RI 2008 Lebih Stabil
Kamis, 25 Okt 2007 14:28 WIB
Jakarta - Pergerakan pasar modal di tahun 2008 diperkirakan lebih stabil dibanding tahun 2007. Hal ini karena dampak krisis subprime mortgage di AS seluruhnya akan terefleksikan sampai triwulan III tahun ini. Demikian disampaikan Dirut Bursa Efek Jakarta (BEJ) Erry Firmansyah disela-sela halal bihalal di Jakarta, Kamis (25/10/2007)."Kemarin indeks masih volatile karena pelaku pasar masih menunggu laporan keuangan dari para private investment fund, apakah masih terimbas oleh subprime mortgage. Sampai akhir tahun dampaknya diperkirakan sudah selesai sehingga pergerakan pasar tahun depan lebih stabil," urainya.Namun Erry mengatakan, prediksi itu dengan catatan tidak ada kejadian luar biasa seperti subprime mortgage atau terjadinya resesi di AS akibat dampak dari krisis subprime mortgage sebelumnya. "Jangan sampai Amerika terjadi resesi, kalau terjadi resesi akan berat dampaknya ke pasar kita," tambah Erry.Ia memperkirakan pergerakan IHSG tahun depan juga akan terus meningkat karena prospek emiten di Indonesia masih bagus. "Indeks akan terus naik karena earning power kita kuat," pungkasnya.
(qom/ir)











































