Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kebakaran pada perdagangan hari ini. IHSG enggan beranjak dari zona merah seharian.
Berdasarkan data RTI Business, Senin (21/4/2026) IHSG tercatat melemah 0,46% ke level 7.599,38 pada penutupan perdagangan. Paling rendah, IHSG sempat terpuruk hingga ke level 7.511,82 seharian ini.
IHSG sudah melemah sejak dibuka di level 7.560,28 dan hanya diperdagangkan di level tertinggi pada level 7.568,98.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski berada di zona merah pada penutupan perdagangan, mayoritas saham menguat. Sebanyak 386 saham menguat dan 264 saham melemah. Sementara itu, 168 saham lainnya stagnan.
Volume saham yang diperdagangkan selama sehari ini mencapai 43,08 miliar dengan total perputaran uang senilai Rp 17,27 triliun. Frekuensi perdagangan mencapai 2.702.571 kali.
IHSG sendiri melemah sejak pembukaan perdagangan usai Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) berencana mengeluarkan saham Indonesia yang masuk dalam kategori high shareholding concentration (HSC) atau kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi.
MSCI memperpanjang rebalancing indeks saham-saham Indonesia pada Mei 2026. Dalam pengumuman terbarunya, MSCI mengaku masih mengkaji dampak reformasi pasar modal terhadap aksesibilitas investasi.
"MSCI akan mengeluarkan saham yang diidentifikasi oleh otoritas Indonesia dalam kerangka High Shareholding Concentration (HSC)," tulis pengumuman MSCI.
Simak juga Video 'Alasan Danantara Rajin Borong Saham saat IHSG Anjlok':
(acd/acd)










































