Rupiah Ambruk, BI Bongkar Biang Kerok Dolar AS Tembus Rp 17.300

Rupiah Ambruk, BI Bongkar Biang Kerok Dolar AS Tembus Rp 17.300

Anisa Indraini - detikFinance
Kamis, 23 Apr 2026 12:06 WIB
Ilustrasi Bank Indonesia, lgo bank indonesia, bi, gedung bank indonesia di Jakarta
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) buka suara terkait nilai tukar rupiah yang semakin melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan itu membawa mata uang Paman Sam berhasil tembus level Rp 17.300-an/US$.

Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti mengatakan tekanan terhadap rupiah dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global yang juga menekan mata uang regional.

"Pergerakan rupiah masih sejalan dengan kawasan, dengan pelemahan year-to-date sebesar 3,54%" kata Destry dalam keterangan tertulis, Kamis (23/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BI mengaku akan terus meningkatkan intensitas intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, serta memperkuat struktur suku bunga instrumen moneter pro-market guna menjaga daya tarik aset domestik di tengah berlanjutnya dampak konflik Timur Tengah.

"Langkah stabilisasi dilakukan secara konsisten melalui intervensi di pasar offshore (NDF), pasar domestik (spot dan DNDF), serta pembelian SBN di pasar sekunder," jelas Destry.

ADVERTISEMENT

Cadangan devisa dinilai tetap kuat sebesar US$ 148,2 miliar pada akhir Maret 2026. BI memastikan akan terus mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

"BI senantiasa hadir di pasar dan akan terus mengambil langkah yang diperlukan secara konsisten dan terukur untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah," imbuhnya.

Berdasarkan data Bloomberg, sekitar pukul 09.35 WIB dolar AS bergerak menguat ke level Rp 17.310. Sempat bergerak ke level Rp 17.200-an, Dolar AS kembali menguat 0,70% ke level 17.302 pukul 10.15 WIB.

Tonton juga video "BI Tahan Suku Bunga 4,75% untuk Jaga Rupiah"

(aid/fdl)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads