Rupiah Makin Semangat

Rupiah Makin Semangat

- detikFinance
Senin, 29 Okt 2007 08:51 WIB
Jakarta - Menjelang pertemuan Bank Sentral AS (The Fed), dolar AS kian terpuruk posisinya. Pada analis berekspektasi The Fed akan kembali menurunkan tingkat suku bunganya yang kini di level 4,75%.Ekspektasi itu telah menyembuhkan kembali Wall Street di akhir pekan lalu. Mata-mata uang regional pun kembali mencatat penguatan.Pada perdagangan Senin (29/10/2007), rupiah dibuka langsung menguat ke level 9.100/9.105 per dolar AS, dibandingkan penutupan akhir pekan lalu di level 9.123 per dolar AS. Penguatan rupiah tidak tertahan lagi seiring sudah surutnya permintaan dari korporasi. Namun Bank Indonesia diprediksi akan menjaga rupiah tetap berada pada kisaran yang stabil.Di pasar Tokyo, dolar AS kembali merosot ke level terendahnya atas euro. Mata uang tunggal itu berhasil menguat hingga 1,4426 dolar, atau menembus level 1,44 dolar untuk pertama kalinya sejak mata uang itu diciptakan pada tahun 1999. "Pasar makin percaya diri untuk menjual dolar karena ekspektasi The Fed akan kembali menurunkan suku bunganya dalam pertemuan komitenya Rabu mendatang," ujar Kenichi Yumoto, analis dari Kenichi Yumoto seperti dikutip dari AFP.Ia memperkirakan tekanan atas dolar AS akan terus terjadi hingga pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) Rabu mendatang. (qom/qom)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads