Gajah Tunggal Rights Issue Rp 158,4 Miliar
Senin, 29 Okt 2007 10:13 WIB
Jakarta - Produsen ban, PT Gajah Tunggal Tbk akan melakukan penawaran saham terbatas atau rights issue senilai Rp 158,4 miliar.Jumlah saham yang ditawarkan ke pemegang saham dalam rangka hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) itu sebanyak 316,8 juta saham biasa dengan nilai nominal Rp 500 dan harga penawaran Rp 500 per saham.Setiap pemegang 10 saham lama perseroan yang namanya tercatat pada 4 Desember 2007 berhak atas 1 HMETD. Demikian penjelasan Direktur Gajah Tunggal, Kisyuwono dalam laporannya ke Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin (29/10/2007). Rights issue ini merupakan yang ketigakalinya dilakukan perseroan. Sebelumnya perseroan melakukan rights issue pada 1994 dan 1996. Perseroan akan meminta persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 22 November 2007.Tanggal pencatatan saham HMETD di BEJ pada 5 Desember 2007 dan periode perdagangan saham HMETD 6-12 Desember 2007.Pemegang saham yang tidak melaksanakan haknya akan mengalami penurunan persentase saham atau dilusi hingga maksimum 9,1%. PT Andalan Artha Advisindo Sekuritas (AAA) bertindak sebagai pihak yang akan menyanggupi untuk mengambil saham sebanyak 161,568 juta atau 51%.Perseroan menjelaskan dana yang diperoleh dari rights issue ini akan digunakan untuk modal kerja dalam rangka ekspansi usaha. Pemegang saham Gajah Tunggal per 30 September 2007 adalah Denham le Limited 24,91%, Lightspeed Resources Limites 21,84%, Compagnie Financlere Michelin 10%, Global Union Fiber Investment Limited 7,84% publik 35,41%.Rencana rights issue Gajah Tungal itu telah membuat investor melakukan penjualan sahamnya. Pada perdagangan saham pukul 10.12 JATS, Senin (29/10/2007) saham turun Rp 10 (1,85%) ke Rp 530 per saham.
(ir/qom)











































