IPO Bahana Tunggu Restrukturisasi RDI Rampung
Senin, 29 Okt 2007 11:52 WIB
Jakarta - Pemerintah sejauh ini belum berniat untuk melepas Danareksa Sekuritas dan Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) ke publik. Untuk Bahana, IPO baru akan dilakukan setelah restrukturisasi dana Rekening Dana Investasu (RDI) rampung.Hal tersebut ditegaskan Menneg BUMN Sofyan Djalil disela-sela pencatatan saham perdana Wika di Gedung BEJ, Jakarta, Senin (29/10/2007)."Bahana kalau sudah direstrukturisasi akan di go public-kan. Tapi kan Bahana harus direstrukturisasi dulu, karena kan ada masalah RDI. Jadi ada dana pemerintah disitu yang harus diselesaikan. Itu belum beres. Kalau semua sudah beres, baru (IPO)," urainya.Pada tahun 1996-1997, BPUI memiliki utang RDI sebesar Rp 250 miliar. Pada tahun 2006 utang mulai membengkak menjadi Rp 1,2 triliun dengan beban bunga 163,1 miliar. Tahun 2007 diperkirakan pokoknya Rp 1,3-1,4 triliun dengan bunga Rp 170 miliar.Besarnya beban tersebut terus menggerus laba perusahaan. Tahun 2004 tercatat laba bersih Rp 626,8 miliar, tahun 2005 turun menjadi Rp 450,6 miliar. Tahun 2006 lebih parah anjlok menjadi Rp 41,8 miliar.
(qom/ir)











































