IHSG Mantapkan Posisi Terbaiknya

IHSG Mantapkan Posisi Terbaiknya

- detikFinance
Senin, 29 Okt 2007 16:14 WIB
Jakarta - Lantai bursa disemarakkan aksi beli besar-besaran saham-saham blue chip. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun semakin mantap di posisi terbaiknya.Pada penutupan perdagangan awal pekan Senin (29/10/2007), IHSG melonjak 43,100 poin (1,64%) ke rekor baru 2.667,532. Sebelumnya rekor baru BEJ terjadi pada 17 oktober 2007 di posisi 2.641,590.Antisipasi penurunan bunga The Fed menjadi motor pergerakan IHSG yang kian lincah menari.Pasar menilai rapat The Fed pada 30-31 Oktober 2007 akan menurunkan suku bunga yang diharapkan menstimulus ekonomi AS dan global yang saat ini masih harus menanggung dampak krisis subprime mortgage.Keluarnya laporan keuangan emiten triwulan III-2007 ikut meramaikan sentimen positif di lantai bursa. Alhasil sentimen negatif tingginya harga minyak dunia yang kini tembus US$ 93 per barel untuk sementara bisa diredam. Indeks LQ-45 naik 11,827 poin (2,07%) ke level 583,358 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 9,365 poin (2,03%) ke posisi 470,000.Perdagangan diseluruh pasar sangat ramai yang mencatat transaksi sebanyak 70.577 kali, dengan volume 5,223 miliar unit saham, senilai Rp 6,212 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 91 saham naik, 100 saham turun dan 61 saham stagnan. Saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 6.000 menjadi Rp 84.000, Barito Pacific (BRPT) naik Rp 400 menjadi Rp 3.000, Sampoerna Agro (SGRO) naik Rp 275 menjadi Rp 2.900, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 250 menjadi Rp 8.950, dan Bumi Resources (BUMI) naik Rp 150 menjadi Rp 4.500.Sedangkan saham Wijaya Karya (WIKA) yang baru listing hari ini naik Rp 140 (33,33%) menjadi Rp 560. Sementara saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 11.850, Adhi Karya (ADHI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.620 dan Total Bangun Persada (TOTL) turun Rp 30 menjadi Rp 820. (ir/ard)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads