Samator Cetak Laba Bersih Rp 35,2 Miliar di Kuartal I-2026

Samator Cetak Laba Bersih Rp 35,2 Miliar di Kuartal I-2026

Dhafin Armia - detikFinance
Rabu, 29 Apr 2026 11:27 WIB
Samator
Foto: Samator
Jakarta -

PT Samator Indo Gas Tbk ('Samator atau Perseroan'; IDX: AGII) mencatatkan kinerja positif pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 35,2 miliar, naik sekitar 4,5 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 7,8 miliar.

Pendapatan Perseroan tumbuh 7,9% secara tahunan menjadi Rp 762,1 miliar. Sementara itu, adjusted EBITDA meningkat 22,4% menjadi Rp 228,8 miliar.

Sejalan dengan kenaikan tersebut, margin adjusted EBITDA mencapai 30,0% atau naik 356 basis poin. Capaian ini mencerminkan penguatan operating leverage serta penerapan disiplin biaya di seluruh lini bisnis Perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari sisi profitabilitas, EBIT Samator naik 38,9% menjadi Rp 120,6 miliar. Margin EBIT juga meningkat menjadi 15,8%. Kenaikan laba bersih Perseroan turut didorong oleh kinerja operasional yang solid serta normalisasi pos non-operasional.

Perseroan menyebut hasil tersebut dicapai di tengah dinamika operasional di Indonesia. Capaian ini dinilai mencerminkan ketahanan model bisnis Samator serta kuatnya hubungan komersial di segmen industri dan layanan kesehatan.

ADVERTISEMENT

Efisiensi Jadi Pendorong Kinerja

Peningkatan kinerja Samator ditopang oleh permintaan yang solid pada segmen gas industri dan medis. Selain itu, kontribusi dari berbagai wilayah operasional juga mendukung pertumbuhan Perseroan pada kuartal pertama tahun ini.

Di sisi lain, beban pokok penjualan hanya naik 4,3%, lebih rendah dibandingkan pertumbuhan pendapatan. Hal ini ditopang oleh peningkatan efisiensi energi serta optimalisasi utilisasi pabrik.

Dengan kondisi tersebut, laba kotor Perseroan, tidak termasuk depresiasi dan amortisasi, tumbuh 10,9% secara tahunan menjadi Rp 430,6 miliar. Margin laba kotor juga meningkat menjadi 56,5% dari sebelumnya 55,0% pada periode yang sama tahun lalu.

Samator juga mencatat pengendalian biaya operasional yang lebih baik. Beban distribusi tumbuh di bawah laju pendapatan, sementara beban penjualan, umum, dan administrasi turun 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kombinasi pertumbuhan pendapatan, kenaikan margin laba kotor, dan disiplin biaya operasional ikut mendorong peningkatan margin profitabilitas Perseroan.

Manajemen Sebut Momentum Kinerja Menguat

Presiden Direktur sekaligus Chief Executive Officer Samator Indo Gas, Rachmat Harsono, mengatakan capaian kuartal pertama ini merupakan hasil dari strategi operasional yang telah dibangun secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Menurutnya, pertumbuhan terjadi secara merata di berbagai wilayah dan segmen bisnis. Kondisi tersebut mulai memberikan dampak terhadap peningkatan profitabilitas dan arus kas Perseroan.

"Pencapaian kuartal pertama ini menunjukkan kekuatan model operasional kami. Leverage operasional mulai mengonversi pertumbuhan pendapatan menjadi peningkatan profitabilitas yang signifikan. Kami melihat momentum ini sebagai fondasi yang kuat untuk melanjutkan kinerja positif ke depan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

Samator Optimistis Hadapi 2026

Dengan capaian awal tahun tersebut, Samator Indo Gas optimistis dapat melanjutkan kinerja positif sepanjang 2026. Perseroan akan tetap berfokus pada efisiensi, penguatan operasional, serta investasi selektif.

Langkah tersebut dilakukan untuk menangkap peluang pertumbuhan di sektor industri dan layanan kesehatan, seiring kebutuhan gas industri dan medis yang masih solid.

Lihat juga Video: Spotify Cetak Laba Bersih Rp 4,4 T di Kuartal II 2024

(akn/ega)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads