Triwulan III-200
Astra Menuai Laba Gemilang
Rabu, 31 Okt 2007 17:13 WIB
Jakarta - Kinerja PT Astra International Tbk dan anak perusahaannya sampai triwulan III-2007 mengalami kenaikan yang mengesankan dibanding dengan periode yang sama tahun 2006.Astra membukukan laba bersih Rp 4,581 triliun atau naik 53% dari Rp 2,992 triliun pada periode yang sama tahun 2006.Kenaikan laba bersih ini didukung pendapatan bersih perseroan sembilan bulan pertama tahun 2007 mencapai Rp 50,621 triliun atau naik 23% dibandingkan dengan Rp 41,011 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Laba usaha meningkat 89% dari Rp 3,091 triliun menjadi Rp 5,855 triliun."Selama tiga kuartal pertama tahun 2007 kondisi bisnis di masing-masing bidang usaha Astra yang terdiri dari enam divisi usaha memperlihatkan peningkatan kinerja yang cukup signifikan, sehingga menghasilkan laba yang baik pula. Semoga situasi seperti ini akan terus berlanjut hingga akhir tahun 2007," ujar Presiden Direktur Astra Michael D Ruslim dalam siaran pers, Rabu (31/10/2007).Otomotif Secara keseluruhan, total penjualan mobil nasional sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2007 adalah sebesar 318.220 unit, naik 36% dibandingkan periode yang sama tahun 2006.Porsi penjualan mobil Grup Astra, yang terdiri dari enam merk (Toyota, Daihatsu, Isuzu, BMW, Peugeot dan Nissan Diesel), meningkat 29% menjadi 163.699 unit, meskipun pangsa pasar turun dari 54% menjadi 51%. Sementara itu, penjualan sepeda motor nasional sepanjang tiga kuartal tahun 2007 meningkat 9% menjadi 3,4 juta unit dibanding periode yang sama tahun 2006. PT Astra Honda Motor (AHM) membukukan penjualan sepeda motor Honda sebanyak 1,5 juta unit, atau turun 8%, karena persaingan yang cukup ketat, sehingga pangsa pasar Honda turun menjadi 44%. Seiring dengan membaiknya pasar otomotif, maka PT Astra Otoparts Tbk, anak perusahaan (dengan kepemilikan saham 86,72%) yang bergerak di bidang komponen kendaraan roda dua dan roda empat, mencatat kenaikan laba bersih sebesar 40% menjadi Rp 287 miliar selama sembilan bulan pertama 2007.Non OtomotifMembaiknya penjualan di bidang otomotif, membuat aktifitas usaha jasa keuangan juga mengalami kenaikan. Total nilai pembiayaan PT Federal International Finance (FIF) dan Astra Credit Companies (ACC) meningkat 17% menjadi Rp 15,3 triliun. Laba bersih PT Bank Permata Tbk, anak perusahaan yang 44,5% sahamnya dimiliki Astra, per September 2007 mencapai Rp 371 miliar, naik 66% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan ini didukung oleh meningkatnya net interest margin dan turunnya biaya operasi.Laba bersih PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL), anak perusahan yang bergerak di bidang agribisnis (dengan kepemilikan saham 79,68%), meningkat 106% menjadi Rp 1,3 triliun. Selama periode sembilan bulan pertama 2007, harga crude palm oil (CPO) naik 66%, meski volume produksi Perseroan turun 10%. Laba bersih PT United Tractors Tbk (UT), anak perusahaan yang bergerak di bidang alat berat (dengan kepemilikan saham 58,45%), mencapai Rp 1,1 triliun, naik 31% dibandingkan periode yang sama tahun 2006. Penjualan alat berat Komatsu naik 59% menjadi 2.621 unit, seiring dengan meningkatnya aktivitas sektor pertambangan, kehutanan, agribisnis dan industri konstruksi. Investasi Perseroan di bidang infrastruktur seperti jalan tol dan perusahaan pengolah serta distribusi air minum memperlihatkan kinerja yang memuaskan, meskipun kontribusinya masih kecil.
(ir/ard)











































