Gairah Setelah Putusan The Fed

Gairah Setelah Putusan The Fed

- detikFinance
Kamis, 01 Nov 2007 08:42 WIB
Jakarta - Wall Street langsung bergairah setelah Bank Sentral AS (The Fed) menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4,5%. Bursa-bursa regional pun langsung mengekor.Pada perdagangan Rabu (31/10/2007), Wall Street langsung rally setelah The Fed mengumumkan keputusannya tersebut.Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup menguat tajam hingga 137,54 poin (1%) ke level 13.930,01. Nasdaq menguat 42,41 poin (1,51%) ke level 2.859,12. "Ini adalah waktunya Wall Street rally. Pasar 'dijamu' pada Halloween dengan penurunan suku bunga 25 basis poin," ujar Al Goldman, kepala strategis pasar dari AG Edwards seperti dikutip dari AFP.Bursa-bursa regional pun langsung mengikuti. Pastinya, para pemain saham di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pun takkan mau ketinggalan.Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin sempat mengalami koreksi diprediksi akan kembali menguat. IHSG pada perdagangan Kamis (1/11/2007) diprediksi akan kembali disemarakkan oleh perburuan saham.Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Bhakti Securities:Laporan keuangan TLKM yang mengecewakan memicu aksi profit taking terhadap saham-saham unggulan lainnya sehingga indeks pada perdagangan kemarin mengalami koreksi sebesar 0,73% menjadi 2,642. Indeks sangat dipengaruhi oleh keputusan The Fed mengenai arah suku bunga walaupun secara teknikal indeks terlihat konsolidasi dengan kisaran perdagangan antara 2,618-2,689. Penurunan suku bunga Amerika (FFR) sebesar 0,25% kami perkirakan telah terefleksi oleh kenaikan dalam indeks dalam beberapa hari terakhir. Optima Investama:Pelemahan saham TLKM masih membayangi indeks sebagai antisipasi jika The Fed tidak menurunkan Fed Fund Rate lagi. Keputusan investor saat ini sedang tertuju pada hasil FOMC yang mengharapkan ada penurunan suku bunga lagi. Pasar kemungkinan akan bereaksi negatif jika The Fed tidak jadi menurunkan suku bunga. Indeks hari ini diperkirakan dikisaran 2.620-2.660 dengan saham pilihan BUMI, UNSP, ANTM dan TINS.Panin Sekuritas:Tingginya harga minyak membawa ketidakpastian disaat pasar menunggu kebijakan The Fed terkait suku bunga AS. BI bahkan memperkirakan inflasi tahun 2008 akan lebih tinggi dibandingkan proyeksi semula akibat tingginya harga minyak dunia. Melemahnya harga saham bluechip mendorong IHSG turun 19 poin (-0.73%). Investor hari ini akan fokus pada pengumuman data inflasi Oktober sebagai antisipasi terhadap langkah BI untuk BI Rate. Kami perkirakan IHSG masih akan bergerak fluktuatif dengan kisaran support-resistance 2.624-2.669.Disclaimer: Prediksi ini hanya bersifat rekomendasi. Segala keputusan untuk melakukan transaksi saham sepenuhnya ditangan pembaca. Redaksi tidak bertanggung jawab atas segala keputusan yang terjadi berkaitan dengan prediksi saham ini. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads