Saham Inco Tembus Rp 100 Ribu

Saham Inco Tembus Rp 100 Ribu

- detikFinance
Kamis, 01 Nov 2007 11:28 WIB
Jakarta - Saham PT International Nickel International Tbk (INCO) kini tercatat sebagai salah satu saham tertinggi di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Kinerja Inco terus meroket dengan menikmati kenaikan harga tambang nikel. Harga sahamnya terus merayap dan melebihi level Rp 100.000.Saham Inco pada perdagangan di BEJ pukul 10.09 JATS, Kamis (1/11/2007) malah sempat tembus Rp 111.000 dengan naik Rp 20.800 (23,06%).Rekor saham termahal selama ini masih dipegang PT Aqua Golden Mississippi Tbk (AQUA) di harga Rp 110.000 per saham."Namun melihat fundamental perusahaan yang sangat bagus, membuat saham Inco masih berpotensi naik," kata Felix Sindhunata, Head of Research Mega Capital ketika dihubungi detikFinance, Kamis (1/11/2007).Tingginya saham Inco ini membuat manajemen akan melakukan pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 10 banding 1 (10:1).Nilai nominal perusahaan akan berubah dari Rp 250 menjadi Rp 25 per saham. Menurut Felix, sebelum stock split harga sahamnya berpotensi naik lagi."Potensinya bagus karena dari sisi manajemen dan pengelolaan beban juga baik. Secara fundamental perusahaan bagus," ujar Felix.Felix menilai, meski harga saham Inco sudah mahal namun saham ini tetap likuid dan terus dikejar investor."Kalau nanti stock split sahamnya akan bertambah likuid karena terjangkau bagi investor," ramal Felix.Saat ini terdapat 5 saham mahal di BEJ dengan nilai di atas Rp 50.000. Selain Inco dan Aqua, saham mahal lainnya adalah Multi Bintang Indonesia (MLBI) Rp 55.000, Merck Rp 52.400, dan Bristol-Myers Squibb Indonesia (SQBI) Rp 59.000.Namun berbeda dengan pergerakan saham Inco yang lincah, saham-saham tersebut lebih banyak tidur dan kurang likuid karena harganya tinggi. (ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads