Saham GOTO Anjlok ke Level Gocap Usai Diobral Investor Asing

Saham GOTO Anjlok ke Level Gocap Usai Diobral Investor Asing

Andi Hidayat - detikFinance
Selasa, 05 Mei 2026 07:15 WIB
Logo GoTo
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mengalami tekanan sepanjang perdagangan Senin (4/5). Pada periode yang sama, saham GOTO juga mencatatkan aksi jual bersih (net foreign sell) oleh investor asing dalam jumlah signifikan.

Hingga penutupan perdagangan, saham GOTO terkoreksi 5,56% ke level Rp 51 per saham. Sepanjang perdagangan Senin, pergerakan saham perseroan berada di kisaran Rp 50 hingga Rp 51 per saham.

Saat ini, volume perdagangan saham GOTO tercatat sebanyak 26,43 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,33 triliun. Ada sebanyak 90.191 kali frekuensi saham GOTO yang diperdagangkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemudian berdasarkan data perdagangan RTI Business, GOTO menjadi salah satu saham dengan aksi net foreign sell terbesar di perdagangan Senin. GOTO tercatat membukukan net foreign sell sebesar Rp 172,79 miliar.

ADVERTISEMENT

GOTO mencatat tren net foreign sell sepanjang tahun 2026, yakni sebesar Rp 1,65 triliun. Kemudian berdasarkan gerak perdagangan saham, GOTO tercatat melemah 20,31% sepanjang tahun 2026.

Sebagai informasi, saham GOTO melemah menyusul permintaan Presiden Prabowo Subianto yang meminta aplikator ojek online (ojol) memangkas pungutan dari setiap perjalanan penumpang. Hal tersebut dia ungkap dalam pidatonya di perayaan May Day atau Hari Buruh Internasional.

Prabowo mengaku tak setuju dan meminta potongan ojol itu dikurangi di bawah 10%. Menurutnya tak adil jika perusahaan meraup untung besar, sedangkan ojol yang harus bekerja di lapangan.

"Ojol kerja keras, mempertaruhkan jiwanya setiap hari. Ojol aplikator perusahaan minta disetor 20%. Gimana ojol setuju 20%? Bagaimana 15%? Berapa?? 10%, kalian minta 10%? Saya katakan di sini saya tidak setuju 10%," tegas Prabowo di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/5/2026).

(ahi/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads