Laba TINS Melonjak Lebih dari 10 Kali Lipat Saat IHSG Menguat Tipis

Laba TINS Melonjak Lebih dari 10 Kali Lipat Saat IHSG Menguat Tipis

- detikFinance
Selasa, 05 Mei 2026 08:58 WIB
img-alt

Mega Capital Sekuritas

PT Mega Capital Sekuritas, bagian dari CT Corpora, hadir sejak 1991 dengan layanan investasi inovatif dan tenaga ahli terpercaya.
Laba TINS Melonjak Lebih dari 10 Kali Lipat Saat IHSG Menguat Tipis
Ilustrasi grafik saham dalam latar belakang hitam
Jakarta -

Market Overview

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (04/05) di zona hijau dengan kenaikan 0,22% ke level 6.971,95. Penguatan indeks didorong oleh saham-saham seperti TLKM, BBRI, dan BREN, sementara pelemahan terjadi pada DSSA, GOTO, dan TPIA.

Investor asing tercatat melakukan jual bersih Rp791,28 miliar di pasar reguler, meski secara agregat seluruh pasar masih mencatat beli bersih Rp1,92 triliun. Secara sektoral, hanya sebagian sektor yang menguat, dengan sektor siklikal mencatat kenaikan tertinggi 2,53%. Sebaliknya, sektor kesehatan menjadi yang paling tertekan dengan penurunan 1,63%.

Di pasar global, bursa Amerika Serikat bergerak melemah, tercermin dari penurunan indeks Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq. Pelaku pasar kini menantikan rilis data produk domestik bruto (PDB) Indonesia kuartal I-2026 yang diperkirakan tumbuh 5,40% secara tahunan, namun secara kuartalan diproyeksikan mengalami kontraksi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di sisi lain, meningkatnya tensi geopolitik di Selat Hormuz turut memicu kenaikan harga komoditas dan memberi tekanan pada pasar global. Indeks ETF Indonesia di luar negeri terpantau melemah, sementara MSCI Indonesia masih menunjukkan penguatan yang ditopang faktor domestik.

ADVERTISEMENT

Berita Emiten

PT Timah Tbk (TINS)

TINS mencatat lonjakan kinerja signifikan pada awal tahun ini. Laba bersih perusahaan melonjak menjadi Rp1,50 triliun, naik lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pendapatan juga meningkat tajam menjadi Rp5,46 triliun. Kinerja ini didorong oleh kenaikan volume penjualan timah hingga 6.009 ton serta peningkatan harga jual rata-rata. Selain itu, pelemahan rupiah turut memberikan dampak positif mengingat mayoritas penjualan dilakukan ke pasar ekspor.

PT Sumber Global Energy Tbk (SGER)

SGER memperoleh tambahan kontrak ekspor batu bara ke Vietnam senilai US$154,68 juta untuk periode 2026–2027. Proyek ini mendukung operasional pembangkit listrik Song Hau 1 dan menambah daftar kontrak internasional perseroan setelah sebelumnya menjalin kerja sama dengan Filipina dan Bangladesh.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

JPFA memutuskan pembagian dividen tunai sebesar Rp140 per saham atau total Rp1,62 triliun dari laba tahun buku 2025. Rasio pembagian laba tercatat sebesar 40,68%. Kinerja perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan dengan penjualan mencapai Rp60,72 triliun dan laba bersih Rp4,00 triliun. Jadwal cum dividen ditetapkan pada 8 Mei, sementara pembayaran akan dilakukan pada 19 Mei 2026.

Rekomendasi Saham Hari Ini

Disclaimer: Ingat, bahwa segala analisis dan rekomendasi saham dalam artikel ini bersifat informatif sekaligus bukan merupakan ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu.

Keputusan berinvestasi sepenuhnya berada di tangan masing-masing investor sesuai dengan profil risiko dan tujuan keuangan pribadi. Selamat berinvestasi secara bijak.

(ang/ang)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads