Awas! IHSG Berbalik Arah

Awas! IHSG Berbalik Arah

- detikFinance
Jumat, 02 Nov 2007 08:29 WIB
Jakarta - Setelah menembus level spektakuler 2.700, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sangat rawan koreksi. Apalagi Wall Street juga berbalik arah dengan cepat, setelah dampak penurunan Fed Fund Rate memudar.Pada perdagangan Kamis (1/11/2007), Wall Street berbalik arah dengan cepat setelah sehari sebelumnya rally menyambut keputusan penurunan Fed Fund Rate menjadi 4,5%.Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup melemah 362,14 poin (2,6%) ke level 13.567,87. Nasdaq turun 64,29 poin (2,25%) ke level 2.794,83. Pelemahan tersebut muncul karena terus berlanjutnya kekhawatiran tentang dampak lanjutan dari krisis kredit perumahan AS. Bursa-bursa regional pun langsung mengalami koreksi yang cukup tajam pada Jumat (2/10/2007) ini. Tak terkecuali IHSG yang diperkirakan mengalami koreksi setelah mencatat penguatan tajam kemarin.Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Bhakti Securities:Turunnya suku bunga Amerika Serikat (FFR) sebesar 25 bps memberikan optmisme kemungkinan BI rate akan juga mengalami pemotongan pada RDG pekan depan sehingga indeks kembali mengalami ralli sebesar 2,31% dan titik tertinggi di 2,704. Ekspektasi terhadap kemungkinan penurunan BI rate kami perkirakan masih menjadi faktor positf pendorong kenaikan indeks pada perdagangan hari ini. Kisaran indeks 2,649-2,758. Optima Investama:Indeks akhirnya tembus 2.700 dipicu keputusan The Fed yang menurunkan Fed Fund Rate 0,25%, penguatan TLKM yang sempat koreksi dalam serta kinerja ANTM yang bagus. Walaupun masih banyak emiten belum mengeluarkan laporan keuangan namun investor tampaknya confident bahwa hasilnya akan bagus khususnya yang berbasis energi atau komoditas. Kenaikan harga minyak yang hampir US$ 100/barrel perlu diwaspadai karena akan berdampak negatif ke bursa global serta Indonesia sendiri. Indeks diperkirakan masih positif dengan kisaran 2.660-2.730 dengan saham pilihan ANTM, TINS, LSIP, dan BUMI.Panin Sekuritas:Bursa regional menguat pada perdagangan kemarin didorong euforia turunnya suku bunga AS (Fed Rate). IHSG tercatat naik 61 poin (+2.31%) pada 2.704,657.Meski demikian, perlu diwaspadai harga minyak yang terus bergerak naik menuju level US$ 100/barel. Tingginya harga minyak dunia dapat berdampak pada perlambatan ekonomi dunia tahun 2008. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed ditengah ancaman profit taking. Kisaran support-resistance pada 2.679-2.730.Disclaimer: Prediksi ini hanya bersifat rekomendasi. Segala keputusan untuk melakukan transaksi saham sepenuhnya ditangan pembaca. Redaksi tidak bertanggung jawab atas segala keputusan yang terjadi berkaitan dengan prediksi saham ini. (qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads