PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) bergerak stagnan pada perdagangan Rabu (6/52026). Harga saham perseroan pun tertahan pada level gocap meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 0,50% ke level 7.092,46 menguat.
Berdasarkan data RTI Business, GOTO pada awal perdagangan sempat menguat 2% ke harga Rp 51 per saham. Tak berselang lama, saham GOTO bergerak stagnan di harga Rp 50 per saham hingga akhir sesi I perdagangan hari ini.
Hingga penutupan pasar, tercatat volume perdagangan GOTO sebanyak 4,51 miliar dengan nilai transaksi sebesar Rp 225,54 miliar. Sementara untuk frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 41.732 kali sepanjang sesi I hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pergerakan saham GOTO sepanjang tahun 2026 juga tercatat melemah hingga 21,88%. Sejalan dengan hal tersebut, perseroan juga mencatat tren net foreign sell hingga Rp 1,87 triliun sepanjang tahun 2026.
GOTO diketahui menjadi saham yang dikoleksi Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara). GOTO menjadi sorotan usai CEO Danantara Rosan Roeslani menyatakan jika Danantara telah membeli saham GOTO.
Sementara, manajemen GOTO menyatakan, Danantara telah membeli saham perseroan dengan jumlah kurang dari 1%.
Pemegang Saham GOTO
Berdasarkan data pemegang saham perseroan, terdapat sejumlah institusi yang tercatat menggenggam saham GOTO. Di antara juga merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan perusahaan terbuka yang tercatat di perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Untuk porsi komposisi pemegang saham GOTO terbesar adalah masyarakat - non warkat - scripless sebesar 76,61%. Kemudian porsi kepemilikan saham terbesar selanjutnya dipegang oleh SVF GT Subco Pte. Ltd. sebesar 7,65%.
Selain itu, terdapat juga Taobao China Holding Limited dengan kepemilikan saham GOTO sebesar 7,43%. Kemudian struktur kepemilikan lainnya masuk dalam kategori pemegang saham publik di bawah 5%.
Dalam kategori ini, tercatat anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) ikut menggenggam saham GOTO. Perusahaan tersebut adalah PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dengan porsi kepemilikan 1,99% atau sekitar 23,7 miliar saham GOTO.
Selain itu, tercatat juga PT Astra International Tbk (ASII) dengan kepemilikan sebesar 1,56% atau sekitar 18,2 miliar saham GOTO. Sementara untuk porsi Danantara, perseroan menyebut kepemilikannya di bawah 1%.
Berikut daftar pemegang saham GOTO di bawah 5%:
1. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk - 3,14%
2. UBS AG Hong Kong - 2,68%
3. Tencent Mobility Limited - 2,48%
4. Google Asia Pacific Pte. Ltd. - 2,48%
5. Peak XV Partners GoTo Investment Holdings - 2,42%
6. GoTo Peopleverse Fund - 2,39%
7. PT Saham Anak Bangsa - 2,26%
8. PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) - 1,99%
9. Capret (SG) Pte. Ltd. - 1,98%
10. PT Astra International Tbk - 1,56%
11. Peak XV Partners Investments IV - 1,53%
12. WP Investments VI B.V. - 1,46%
13. Citibank Hong Kong S/A Bhinneka Holdings Limited - 1,43%
14. Platinum Orchid B 2018 RSC Limited - 1,28%
15. PT Provident Capital Indonesia - 1,25%
16. William Tanuwijaya - 1,24%
17. Morgan Stanley & Co International Plc - 1,22%
18. CGS International Securities Singapore Pte. Ltd. - 1,09%
Simak juga Video Danantara soal Beli Saham GOTO: Kesejahteraan Ojol Penting











































