Rekor IHSG Selamat dari Tekanan
Jumat, 02 Nov 2007 16:19 WIB
Jakarta - Pasar saham bergerak sangat fluktuatif di akhir pekan ini. Tarikan mundur dan naik sama kuatnya yang membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun naik dengan tajam.Namun diakhir perdagangan pasar, kenaikan saham-saham unggulan seperti Inco, Timah, PGN mampu menyelematkan rekor tertinggi IHSG. Pada penutupan perdagangan saham akhir pekan Jumat (2/11/2007) IHSG naik 5,960 poin (0,22%) ke level teringginya 2.710,617.IHSG hari ini sempat melemah hingga 67,805 poin dan sempat pula naik sampai 12,922 poin.Bursa global dan regional merah membara karena masih was-was terhadap sisa imbas krisis subprime mortgage yang belum usai meski telah the Fed memangkas bunganya. Indeks LQ-45 naik 3,060 poin (0,52%) ke level 596,186 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,320 poin (0,7%) ke level 480,764.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 60.968 kali, dengan volume 4,251 miliar unit saham, senilai Rp 7,531 triliun.Dari seluruh saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 57 saham naik, 116 saham turun dan 69 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer antra lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 3.900 menjadi Rp 106.000, Timah (TINS) naik Rp 750 menjadi Rp 21.750, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 575 menjadi Rp 3.375, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 650 menjadi Rp 10.150, dan Telkom (TLKM) naik Rp 250 menjadi Rp 11.400.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 75 menjadi Rp 3.725, Bakrieland Development (ELTY) turun Rp 10 menjadi Rp 600 dan Bank Internasional Indonesia (BNII) turun Rp 5 menjadi Rp 260.
(ir/qom)











































