Penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI), mengeluarkan tiga saham milik konglomerat Prajogo Pangestu. Keputusan tersebut diumumkan berdasarkan hasil rebalancing indeks MSCI hari ini, Rabu (13/5/2026).
Ketiga emiten tersebut adalah PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). Saham-saham ini juga tercatat melemah pada pembukaan perdagangan pagi hari ini.
Berdasarkan data perdagangan RTI Business pukul 09.00 WIB, TPIA menjadi saham Prajogo dengan koreksi terdalam yakni sebesar 13,27% ke harga Rp 4.380 per saham. Kemudian CUAN melemah hingga 10,05% ke harga Rp 850 per saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara BREN, tercatat melemah 6,93% ke harga Rp 3.360 per saham di awal pembukaan perdagangan. Tak hanya tiga saham tersebut, saham Prajogo lainnya juga tercatat mengalami nasib serupa.
PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) misalnya, tercatat melemah hingga 3,77% ke harga Rp 1.020 per saham. Kemudian PT Petrosea Tbk (PTRO) juga melemah 1,40% ke harga Rp 5.300 per saham. Terakhir, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melemah 1,32% ke harga Rp 2.250 per saham.
Sebagai informasi, salah satu saham Prajogo yang dikeluarkan dari indeks MSCI masuk dalam kategori high shareholding concentration (HSC), yaitu BREN. Kemudian berdasarkan pengumuman hasil rebalancing MSCI hari ini, terdapat sejumlah saham yang juga dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index.
Saham yang Dikeluarkan dari MSCI Index
1. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN)
2. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA)
4. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
5. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)
6. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT)











































