BI: Rupiah Masih Akan Menguat

BI: Rupiah Masih Akan Menguat

- detikFinance
Selasa, 06 Nov 2007 14:52 WIB
Jakarta - Permintaan mata uang asing atau valas yang tinggi karena kenaikan harga-harga barang impor menyusul meroketnya harga minyak masih diimbangi dengan arus modal yang masuk atau capital inflow.Masih diimbanginya permintaan valas dalam negeri oleh capital inflow tercermin dari nilai tukar rupiah yang masih menguat.Hal tersebut disampaikan Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Made Sukada usai rapat dewan gubernur Bank Indonesia di Gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Selasa (6/11/2007)."On the net basis inflownya positif, meskipun memang nilai tukar turun naik tapi trennya menguat," ujarnya.Made mengatakan arus modal yang mengalir masuk terutama ke pasar modal dan Surat Utang Negara, sementara capital inflow yang masuk ke SBI cenderung menurun karena ada penyesuaian yang dilakukan oleh BI dalam hal ini BI Rate."Tapi itu kan juga tergantung dari tujuannya, kalau SBI tujuannya jangka pendek untuk likuiditas kalau SUN dan pasar modal tujuannya untuk investasi," ujarnya.Made juga mengatakan neraca pembayaran Indonesia juga meningkat karena harga komoditas ekspor direspon oleh pengusaha Indonesia dengan meningkatkan volume ekspor Indonesia."Kepercayaan pasar terhadap perekonomian Indonesia masih positif. Hal ini mengkonfirmasi ulang bahwa kondisi fundamental dan aliran dana yang masuk mengakibatkan penguatan rupiah," ujarnya. (ddn/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads