IHSG Bisa Menguat Terbatas

IHSG Bisa Menguat Terbatas

- detikFinance
Rabu, 07 Nov 2007 08:26 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat setelah bergerak secara volatile pada perdagangan kemarin, setelah BI Rate dipertahankan pada level 8,25%. Investor justru merasa nyaman dengan sikap kehati-hatian BI.Peluang IHSG untuk menguat masih ada meski tidak terlalu besar. Adanya pencatatan saham PT Ciputra Property Tbk pada Rabu (7/11/2007) diharapkan bisa menjadi momentum pergerakan IHSG ke arah positif. Sentimen positif juga datang dari menguatnya Wall Street ditengah ancaman kenaikan harga minyak mentah dunia. Pada perdagangan Selasa (6/11/2007), Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik hingga 117,54 poin (0,87%) ke level 13.660,94. Nasdaq menguat 30 poin (1,07%) ke level 2.825,18.Investor sempat mengalami kegamangan saat harga minyak menembus level tertingginya di US$ 97 per barel. Namun investor selanjutnya fokus pada berita positif dari sektor teknologi, bersamaan dengan IPO Alibaba.com di Hong Kong yang menuai sukses besar. Di pasar regional, bursa saham Tokyo bergerak tipis dengan Indeks Nikkei-225 mencatat kenaikan 48,40 poin (0,3%) ke level 16.298,03. Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:Bhakti Securities:Aksi beli selektif terhadap saham-saham sektor pertambangan berhasil memicu aksi beli terhadap saham-saham lainnya yang mengakibatkan indeks pada perdagangan kemarin menguat 1,11% menjadi 2,681. Peluang penguatan indeks pada perdagangan hari terlihat masih belum solid terindikasi dari makin melemahnya volume perdagangan dibandingkan hari sebelumnya. Indeks akan bergerak variatif di kisaran 2,612-2,691. Optima Investama:Walaupun BI rate tidak turun karena tekanan harga harga minyak dunia tidak membuat indeks jatuh karena hal itu telah diantisipasi pasar sebelumnya. Sikap BI yang prudent justru akan menaikan kredibilitas ditengah situasi penuh uncertainty. Peluang penguatan indeks masih terbuka dipacu oleh IPO, dimana untuk hari ini diperkirakan menguat dengan kisaran 2.620-2.700 dengan saham pilihan: ANTM, DEWA, BUMI, TINS dan PTBA. (qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads