Emiten yang Sahamnya Dikuasai Segelintir Pihak Mau Bertemu BEI, Ada Apa?

Emiten yang Sahamnya Dikuasai Segelintir Pihak Mau Bertemu BEI, Ada Apa?

Andi Hidayat - detikFinance
Senin, 18 Mei 2026 16:55 WIB
Pekerja melakukan perawatan Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (18/1/2017). BEI menjadi salah satu indikator pertumbuhan ekonomi nasional.(Ari Saputra/detikcom)
Gedung BEI/Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menerima sejumlah surat permohonan audiensi dari sejumlah emiten yang masih kategori High Shareholding Concentration (HSC) atau saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi. Saat ini, terdapat 10 saham kategori HSC yang telah diumumkan BEI.

Penjabat sementara (Pjs) Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik, mengatakan belum menerima laporan apapun terkait upaya yang dilakukan emiten terkait untuk keluar dari kategori HSC. Namun, ia mengaku ada beberapa emiten yang telah mengajukan audiensi.

"Kami menerima beberapa surat permintaan untuk diskusi dan semuanya kami layani dengan baik. Ada beberapa tanggal dan dari beberapa perusahaan," ungkap Jeffrey di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (18/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, Jeffrey juga telah menerima audiensi dari beberapa emiten terkait status HSC, namun ia tak menyebut pasti emiten yang telah menemuinya. BEI juga tidak menetapkan target waktu bagi emiten terkait untuk memperbaiki struktur kepemilikan sahamnya.

ADVERTISEMENT

"Sudah ada satu atau dua deh sebelumnya, tapi semua yang meminta diskusi tentu kami layani dengan baik," pungkasnya.

Sebagai informasi, terdapat 10 saham kategori HSC. Beberapa saham tersebut diketahui telah dikeluarkan dari penyedia indeks global seperti MSCI. Kemudian beberapa hari lalu, FTSE Russell juga mengumumkan akan mengeluarkan saham HSC dari indeksnya.

Setidaknya terdapat dua saham HSC yang dikeluarkan MSCI, yakni PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dan PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA). Kedua saham tersebut juga masuk sebagai konstituen indeks FTSE Russell.

Daftar Saham Kategori HSC:

1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN)
2. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA)
3. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO)
4. PT Rockfields Properti Indonesia (ROCK)
5. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV)
6. PT Ifishdeco Tbk (IFSH)
7. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS)
8. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII)
9. PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY)
10. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA)

(ahi/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads