IHSG Dibuka Loyo Menanti Pidato Prabowo soal APBN 2027

IHSG Dibuka Loyo Menanti Pidato Prabowo soal APBN 2027

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 20 Mei 2026 09:19 WIB
Dikutip dari RTI, Senin (18/5/2026), IHSG pada penutupan turun sangat dalam hingga 124,07 poin ke level 6.599,24 atau melemah 1,85%. IHSG dibuka di level 6.628,97 dengan level tertinggi 6.631,28 dan terendah 6.398,78.
Ilustrasi/Foto: Gilang Faturahman/detikFoto
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka melemah menanti pidato Presiden Prabowo Subianto soal Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) APBN 2027 pada Rapat Paripurna DPR.

Berdasarkan data RTI, Rabu (20/5/2026), IHSG langsung turun saat pembukaan perdagangan ke 6.352,2. Sekitar lima menit berselang IHSG masih berada di zona merah, per 09.05 WIB IHSG berada di level 6.342, turun 28,66 poin atau 0,45%.

IHSG sempat anjlok paling dalam di level 6.282,15, ini merupakan rekor terendah sejak awal tahun atau year-to-date. Sejak awal tahun hingga sekarang IHSG sudah melemah 26,68%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mayoritas saham berguguran pada pembukaan perdagangan pagi ini. Sebanyak 348 saham melemah, 165 menguat, dan 170 stagnan. Total volume perdagangan pagi ini menyentuh 2 miliar saham dan perputaran uang atau turnover mencapai Rp 1 triliun dengan frekuensi perdagangan mencapai 152.629 kali.

ADVERTISEMENT

Prabowo Sampaikan KEM-PPKF

Perlu diketahui, pagi ini sekitar pukul 10.00 WIB, Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) untuk APBN tahun 2027. Penyampaian akan dilakukan langsung dalam Rapat Paripurna DPR ke-19 Masa Sidang V tahun 2025-2026.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan Prabowo akan pidato di DPR bersamaan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Dalam pidatonya, Prabowo ingin menyampaikan agar semua pihak menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa dalam menjalankan tugas mengelola pereknomian negara.

"Kebetulan tanggal 20 (Mei) Hari Kebangkitan Nasional jadi Presiden ingin memanfaatkan momentum untuk sekali lagi kita menyatukan pandangan dan kekuatan sebagai satu bangsa, terutama di dalam menjalankan tugas menjaga perekonomian bangsa kita," ujar Prasetyo kepada wartawan, Selasa (19/5/2026) kemarin.

Simak Video 'IHSG Anjlok ke 6.400, Purbaya: Fondasi Ekonominya Kan Bagus':

(hal/ara)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads