Rupiah Stabil, Menguat Tipis
Jumat, 09 Nov 2007 08:49 WIB
Jakarta - Nilai tukar rupiah mulai stabil setelah sebelumnya terperosok akibat pelepasan sejumlah portofolio investasi, termasuk di pasar saham. Namun di akhir pekan ini, rupiah sudah mulai stabil.Pada perdagangan Jumat (9/11/2007), rupiah dibuka stabil pada level 9.125/9.130 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 9.135 per dolar AS. Kemarin rupiah melemah cukup tajam setelah terjadinya pembalikan capital inflow menyusul goyangnya kembali pasar finansial dunia. Pemerintah sudah menegaskan, pelemahan rupiah tidak terkait banyaknya utang pemerintah yang jatuh tempo.Sementara dolar AS di pasar global tak kunjung bangkit dari keterpurukannya. Dolar makin terpuruk setelah Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke memberi peringatan soal pelemahan ekonomi AS. Pada perdagangan kemarin, euro diperdagangkan pada level 1,4676 dolar, dibandingkan sebelumnya di level 1,4634 dolar. Euro sempat menguat tajam hingga 1,47 dolar. Namun dolar bertahan atas yen di posisi 112,56 yen, dibandingkan sebelumnya di 112,55 yen. Dalam testimoninya didepan kongres AS, Bernanke memfokuskan pada risiko pelemahan ekonomi AS dan ekspektasi pelemahan yang signifikan pada kuartal IV hingga 2008. "Kenaikan harga minyak mentah yang tajam selanjutnya telah menambah tekanan inflasi dan bisa menghambat aktivitas ekonomi," ujar Bernanke seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)











































