Bursa-bursa Regional Kembali Rontok, IHSG Waspada
Senin, 12 Nov 2007 08:38 WIB
Jakarta - Sentimen negatif pelemahan bursa-bursa regional akan menggelayuti pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan ini. Namun IPO Jasa Marga diharapkan mampu menahan sentimen itu.IHSG pada perdagangan Senin (12/11/2007) diprediksi bergerak mixed dengan kecenderungan melemah. Sentimen negatif datang dari pelemahan Wall Street di akhir pekan lalu. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup anjlok 223,74 poin (1,64%) ke level 13.042,74. Pelemahan terjadi terutama untuk saham-saham di sektor pertambangan, setelah Wachovia ---salah satu bank terbesar AS---, mengungkapkan kerugian investasi sektor real estate yang diperkirakan mencapai US$ 1,5 miliar.Bursa-bursa regional pada perdagangan awal pekan ini dibuka langsung merosot. Indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo anjlok hingga hampir 2%, menyusul anjloknya Wall Street.Demikian pula indeks KOSPI di Bursa Saham Korsel juga dibuka langsung anjlok hingga 2,2%, Straits Times Singapura turun hingga 1,92%. Anjloknya bursa-bursa regional itu menjadi sentimen negatif ditengah bungahnya pasar dengan adanya listing saham PT Jasa Marga Tbk. Berikut rekomenasi saham untuk hari ini:Optima Investama:Indeks akhirnya rebound setelah koreksi tehnikal dan kembali ke level psikologis 2.700 didorong saham energi, dan pertambangan. Jika kondisi bursa global tidak mengalami koreksi tajam, penguatan indeks diperkirakan berlanjut salah satunya di motori IPO Jasa Marga maupun dua emiten baru sebelumnya seperti CTRP dan PTSN . Hari ini diperkirakan indeks menguat dikisaran 2.670-2.730 dengan saham pilihan: ANTM, PTBA, MEDC, UNSP dan CTRP.Bhakti Securities:Indeks diluar perkiraan berhasil ditutup menguat 1,10% menjadi 2,707 pada akhir pekan kemarin ditengah melemahnya indeks Dow Jones dan variatifnya bursa regional. Peluang penguatan indeks pada awal pekan ini masih harus diuji oleh resistance di 2,713 sebelum melanjutkan rallinya, namun jika resistance tersebut tidak berhasil dilampaui maka indeks berpeluang melemah hingga dibawah level 2,700. Kisaran indeks 2,680-2,730.
(qom/qom)











































