Penguatan Yen Terlalu Cepat, Spekulator Harus Hati-hati

Penguatan Yen Terlalu Cepat, Spekulator Harus Hati-hati

- detikFinance
Selasa, 13 Nov 2007 09:42 WIB
Tokyo - Yen menguat dengan cepat atas dolar AS. Perdana Menteri Jepang Yasuo Fukuda pun mengingatkan bahwa penguatan yen sudah terlalu cepat dan para spekulator untuk berhati-hati."Dalam jangka pendek, apresiasi yen secara pasti akan menimbulkan masalah. Setiap bentuk perubahan mata uang secara tiba-tiba tidak diinginkan," ujar Fukuda dalam wawancara khususnya dengan Financial Times, yang dikutip Selasa (13/11/2007).Dalam dua hari terakhir, yen bergerak menguat hingga level tertingginya dalam 18 bulan atas dolar AS ke posisi 109,13. Dolar AS untuk pertama kalinya sejak Mei 2006 anjlok di bawha level psikologis di 110 yen."Setiap gerakan spekulatif harus terus diperiksa. Apa yang saya katakan adalah: hati-hati," imbuhnya.Pengganti Shinzo Abe ini juga membantah Jepang tidak menginginkan penguatan yen, dan akan melakukan intervensi."Penguatan yen seharusnya tidak ditepis, tapi saya berpendapat (penguatan yen) harusnya jangka panjang," ujarnya. Fukudo juga menegaskan bahwa dirinya tidak berpikir Jepang akan terkena dampak krisis subprime mortgage di AS dengan buruk. Dibandingkan negara lain, Jepang masih lebih kuat."Secara pasti ada dampak negatif pada perekonoian dunia. Dan sejak Jepang sangat banyak terlibat dalam perdagangan dunia dan keuangan, maka Jepang pasti terkena dampaknya. Namun saya tidak berpikir Jepang akan terkena dampaknya sampai seburuk itu, dibandingkan dengan negara lain," ujar Fukuda. PM Jepang yang baru saja menempati posisinya pada September itu berjanji akan melakukan reformasi untuk mengurangi hambatan finansial pada investasi asing. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads