Menneg BUMN: Saham Jasa Marga Kemahalan Nggak Bagus
Selasa, 13 Nov 2007 11:03 WIB
Gianyar, Bali -
Harga saham PT Jasa Marga Tbk maju terus meski IHSG terkoreksi cukup dalam. Menneg BUMN Sofyan Djalil mengingatkan, harga saham Jasa Marga yang terlalu mahal malah tidak bagus."Kalau harga terlalu tinggi nggak bagus karena artinya kemahalan, tapi kalau terlalu rendah juga nggak bagus karena artinya kemurahan," tegas Sofyan Djalil dalam peresmian biosolar dan biopertamax di SPBU Gianyar, Bali, Selasa (13/11/2007).Pada debut pertamanya di lantai bursa, harga saham berkode JSMR mencatat kenaikan hingga 20% atau Rp 340 menjadi Rp 2.040. Sementara hari ini, harga saham Jasa Marga sempat naik Rp 50 sebelum akhirnya stagnan di level 2.050, ditengah merahnya IHSG akibat sentimen regional.Kenaikan harga saham Jasa Marga ditengah lesunya bursa itu disikapi secara positif oleh Sofyan. "Berarti Jasa Marga dianggap sebagai saham yang cukup bagus. Bisa naik walau IHSG lagi tidak bagus," tambahnya."Masalah waktu juga menentukan IPO. Kita lihat harga yang wajar berapa yang bisa diperoleh dari secondary market, jangan sampai investor merasa rugi," pungkasnya.
(qom/ir)










































