Wall Street Bawa Kabar Baik
Rabu, 14 Nov 2007 07:58 WIB
Jakarta - Bursa saham di Wall Street mulai bisa sedikit memberi kabar baik dengan naiknya saham-saham ritel menjelang libur panjang akhir tahun dan mulai turunnya harga minyak dunia di bawah US$ 94 per barel.Raksasa ritel Wal-Mart mengumumkan kenaikan pencapaian triwulan III-2007 sebesar 7,9% menjadi US$ 2,85 miliar. Saham-saham ritel diprediksi masih akan mengalami kenaikan karena kebutuhan barang konsumsi yang tinggi untuk hari Thanksgiving, Natal dan Tahun Baru.Berita krisis subprime mortgage juga mulai memberikan kabar baik, dengan pengumuman Goldman Sachs yang mengatakan para manajer investasi sudah mengambil posisi yang baik sehingga kerugian dari kasus ini bisa teratasi. Indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) pada penutupan Selasa waktu AS (13/11/2007) naik 2,46% ke posisi 13.307,09 dan Nasdaq naik 3,46% ke posisi 2.673,65.Kabar baik dari Wall Street ini diprediksi akan menular ke bursa regional yang dalam beberapa hari terakhir tertekan gejolak di AS.Jika bursa regional naik, peluang Indeks Harga Saham Gabuangan (IHSG) untuk rebound pun terbuka lebar. Pada penutupan perdagangan saham Selasa kemarin (13/11/2007) IHSG turun 17,694 poin (0,66%) ke level 2.654,208.Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesWalaupun terkena tekanan dari aksi jual saham-saham unggulan, indeks pada perdagangan kemarin berhasil ditutup di atas support kuat di 2.643 atau turun 0,66% menjadi 2,654. Di perdagangan hari ini indeks kami perkirakan masih akan mengikuti pergerakan bursa regional sehingga jika level support di 2.643 mampu menahan penurunan indeks maka peluang indeks untuk rebound masih terbuka. Kisaran indeks harian 2.600-2.707. Optima InvestamaPengaruh pelemahan Dow masih berlanjut walau penurunannya tidak setajam sebelumnya sehingga indeks ikut melemah sedikit. Sektor banking terlihat mulai bergerak namun belum mengindikasikan investor mulai switching dari sektor energi dan pertambangan karena disaat bersamaan harga emas mulai terkoreksi sehingga membuat investor profit taking. Indeks diperkirakan bergerak dikisaran 2.630-2.680 dengan saham pilihan UNTR, BBRI, ANTM, CTRP dan BUMI.Panin SekuritasProfit taking pada saham pertambangan ditambah belum hilangnya pengaruh sentimen negatif dari regional mendorong IHSG turun 0,66% menjadi 2.654,208 dalam perdagangan kemarin. Pergerakan pasar regional masih akan berpengaruh terhadap pergerakan IHSG dalam jangka pendek. Secara teknikal, IHSG terlihat masih bergerak dalam pola konsolidasi. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kisaran support-resistance 2.622-2.699.
(ir/ir)











































