Integrasi Teknologi Rambah Tambang Nikel
Rabu, 14 Nov 2007 17:32 WIB
Jakarta - Perusahaan teknologi informasi PT Integrasi Teknologi Tbk (ITTG) akanmelebarkan sayap usahanya ke bidang pertambangan nikel. Pihak perseroan optimistis bisa membukukan pendapatan dari bisnis pertambangannya senilai Rp 4,5 triliun pada 2009 mendatang.Menurut Komisaris ITTG Rusli, pendapatan tersebut akan diperoleh dari penambangan di konsesi yang dimiliki perseroan di Morowali, Sulawesi Tengah, seluas 280 hektar. Tambang tersebut diharapkan mulai berproduksi Agustus 2007."Dengan pendapatan sekitar Rp 4,5 triliun, laba bersih sekitar Rp 1,2 triliun. Sehingga laba bersih per tahun Rp 81 miliar hanya dari satu konsesi itu," ujar Rusli disela-sela paparan publik di BEJ, Rabu (14/11/2007).Dia menambahkan konsesi ini akan dilaksanakan melalui integrasi anak usahanya PT Lion Nikel yang 99 persen sahamnya dimiliki perseroan.Untuk investasi di bisnis baru tersebut perseroan mempersiapkan tiga opsipendanaan yakni dari rights issue, obligasi dan pinjaman bank. Sayangnya besaran investasi yang harus dikucurkan belum diputuskan.Dalam kesempatan yang sama, Rusli meminta Bursa Efek Jakarta (BEJ) untukmembuka kembali perdagangan sahamnya yang disuspensi sejak 20 September 2007.
(ard/ir)











































