Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona hijau. IHSG menguat dan naik ke level 5.900-an.
Dikutip dari RTI, Jumat (12/6/2026),IHSG pukul 9.10 WIB berada di level 5.987,74, naik 1,73% atau 101,71 poin. Pergerakan IHSG pada pembukaan berada di level 5.960,41 dengan level tertinggi 5.994,97 dan terendah 5.952,85.
Volume transaksi tercatat 3 miliar saham, turnover Rp 2,05 triliun dengan frekuensi transaksi 212.181 kali.Sebanyak 450 saham menguat, 94 saham melemah, dan 148 saham stagnan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu pada indeks saham di Asia lainnya, Nikkei terpantau melesat 3,13%, Hang Seng menguat 1,43%, dan Shanghai Composite Index naik 0,98%.
Sentimen IHSG Hari Ini
Financial Expert Ajaib Sekuritas, Ratih Mustikoningsih dalam risetnya menjelaskan, IHSG hari ini diprediksi positif dalam range 5.800-6.000. Sentimen yang mempengaruhi pergerakan IHSG hari ini antara lain, dari dalam negeri, IHSG koreksi setelah 2 hari rebound.
Investor asing outflow terbatas di pasar ekuitas domestik senilai Rp 252 miliar (11/6/2026). Secara week to date (wtd) IHSG rebound +5,21% (11/6/2026) setelah 7 pekan beruntun koreksi hingga ke level terendahnya di awal pekan 5.317.
"Pasar merespons positif rupiah spot yang kembali terapresiasi ke level Rp17.900/ USD (12/6/2026). Pasar mencermati rilis BI-Rate minggu depan (18 Juni 2026) yang diproyeksikan masih ada kenaikan 25 bps hingga 50 bps untuk mencegah outflow di instrumen portofolio domestik dan menjaga stabilitas rupiah di tengah kenaikan inflasi akibat penyesuaian harga energi non subsidi," tulisnya.
Dari Mancanegara, Wall Street kompak menguat, indeks Nasdaq +2,54% dan S&P 500 +1,75% (11/6/2026). Pasar merespon positif pernyataan Presiden Trump mendeklarasikan kesepakatan damai dengan Iran yang akan segera diresmikan di Eropa (12/6).
"Harga minyak mentah Brent -2,92% ke level USD 90,4 per barel (11/6) merespon pernyataan damai tersebut. Pasar juga merespon positif menjelang Nasdaq: SPCX listing pada 12 Juni 2026. SPCX memiliki kapitalisasi pasar USD1,77 triliun sekaligus masuk ke jajaran Top 10 Market Cap di Indeks Nasdaq (12/6/2026)," lanjutnya.











































