Dewan Ekonomi Nasional (DEN) optimis investor asing akan kembali masuk ke pasar modal Indonesia. Optimisme itu muncul seiring kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Diketahui investor asing masih melakukan aksi jual di tengah kenaikan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang signifikan sepekan perdagangan kemarin. Berdasarkan perdagangan sepekan terakhir, IHSG tercatat menguat 7,92% dengan net foreign sell sebesar Rp 5,64 triliun.
Anggota DEN Firman Hidayat, perjanjian damai menjadi salah satu faktor utama yang dipertimbangkan investor global. Sejalan dengan sentimen itu, ia meyakini investor asing akan kembali ke Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dalam waktu dekat ya efek dampak perang yang akan selesai, ini pasti akan juga jadi pertimbangan utama mereka," ungkap Firman kepada wartawan di kantor Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (17/6/2026).
Di sisi lain, Firman mengatakan pemerintah juga telah melakukan sejumlah evaluasi terhadap berbagai program seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Evaluasi ini menjadi sinyal positif bagi investor asing.
"Saya kira sinyal ini akan menjadi sinyal yang sangat positif di mata investor dan mereka saya yakin pelan-pelan akan masuk," jelasnya.
Namun begitu, Firman mengatakan investor asing masih akan menunggu hasil peninjauan pasar yang dilakukan sejumlah lembaga pemeringkat seperti S&P dan MSCI. Meski demikian, ia optimis investor asing akan kembali setelah pengumuman tersebut dirilis.
"Sekarang belum masuk karena kan mereka lagi nungguin tuh S&P, MSCI, ada pengumuman gitu kan. Tapi setelahnya saya optimis mereka akan kembali masuk ke Indonesia," pungkasnya.
Tonton juga video "BEI Ungkap Investor Pasar Modal RI Bertambah 7,4 Juta Pada 2026"
(acd/acd)










































