Dolar AS Menguat Dekati Rp 18.000 Pagi Ini

Dolar AS Menguat Dekati Rp 18.000 Pagi Ini

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Rabu, 08 Jul 2026 09:24 WIB
Petugas menata mata uang Dolar AS dan Rupiah di penukaran valuta asing di Dolarasia, Jakarta, Senin (8/6/2026). Berdasarkan data Bloomberg, dolar AS kini berada pada level Rp 18.201 atau menguat 0,91%. Mata uang itu merangkak naik dari level Rp 18.10
Foto: Andhika Prasetia/detikFoto
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) menguat terhadap rupiah pada pagi ini. Dolar AS menguat mendekati level Rp 18.000.

Dilansir dari data Bloomberg, Rabu (8/7/2026), dolar AS mengalami penguatan tipis 0,06% atau naik sekitar 10 poin ke level Rp 17.990.

Sebelumnya, nilai tukar Dolar sempat menyentuh level Rp 18.000 menjelang penutupan perdagangan pada Senin 6 Juli 2026 kemarin. Namun sejak kemarin kembali turun ke level Rp 17.900-an.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bank Indonesia (BI) menilai pelemahan mata uang Garuda ini tak lepas dari dinamika global, termasuk sinyal hawkish dari pejabat The Fed yang membuat indeks dolar (DXY) melonjak ke level tertinggi dalam satu tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso mengatakan Federal Open Market Committee (FOMC) memutuskan untuk tetap mempertahankan suku bunga federal funds di 3,5% hingga 3,75% pada 17 Juni lalu. Namun, pelaku pasar melihat adanya pejabat The Fed mengirimkan sinyal kuat bahwa suku bunga acuan masih terus naik ke depan.

"Jadi, sinyal hawkish itu mengindikasikan bagaimana suku bunga Fed Fund Rate di masa-masa yang akan datang, terutama tahun ini, yang memang probability-nya adalah tidak lagi turun tetapi akan naik," ujar Ramdan di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (7/7) kemarin.

Tonton juga video "Kata Menteri UMKM soal Dampak Kenaikan Dolar ke Pelaku Usaha"

(acd/acd)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads