Founder PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS), Raffi Ahmad, mengungkap pesan dari konglomerat Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam. Diketahui, Haji Isam ikut menghadiri pencatatan saham perdana atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, Jumat (10/7).
Raffi mengatakan, Haji Isam menilai anak mudah harus maju. Menurutnya kedatangan Haji Isam dalam prosesi IPO ini menjadi dukungan dan motivasi bagi perseroan untuk menjaga pertumbuhan kinerja.
"Dia bilang, anak mudah harus maju, generasi mudah harus maju. Haji Isam tadi datang, memencet bel, itu adalah simbol bahwa beliau men-support RANS. Dan juga beliau itu tandanya memberikan motivasi, beliau mengajak teman-teman yang lain untuk bersama-sama memajukan industri kreatif," ungkap Raffi dalam konferensi pers di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raffi mengatakan, Haji Isam juga tercatat sebagai pemegang saham RANS. Haji Isam tercatat menggenggam saham RANS di atas 1%.
"Dalam kepemilikan 1%, jelas. Dan iya, beliau percaya kepada RANS, beliau percaya kepada saya, beliau menjadi mentor, salah satu mentor saya juga, terima kasih, Pak Haji Isam," pungkasnya.
Berdasarkan papan perdagangan BEI pada awal perdagangan, diketahui saham RANS tercatat naik hingga menyentuh Auto Reject Atas (ARA) sebesar 34,12% ke harga Rp 228 per saham. Adapun harga awal yang ditawarkan RANS sebesar Rp 120 per saham.
Direktur Utama RANS, Nagita Slavina, mengatakan aksi korporasi ini menjadi bukti sebuah karya memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi profesional. Menurutnya, industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran, melainkan sejajar dengan industri utama.
"Ide karya ketulusan para kreator Indonesia ini memiliki nilai yang diakui secara profesional di panggung ekonomi nasional. Industri kreatif tidak lagi berdiri di pinggiran, kita sekarang berdiri sejajar di barisan terdepan bersama industri strategis lainnya untuk ikut menggerakkan bangsa ini," ungkap Nagita menahan haru dalam sambutannya di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
(ahi/ara)










































