PT RANS Entertainment Indonesia Tbk (RANS) buka suara soal isu liar yang menyebut perseroan menjadi tempat pencucian uang. Kabar tersebut beredar luas di sejumlah media sosial jelang pencatat umum perdana saham atau initial public offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Komisaris Utama (Komut) RANS, Darwin Cyril Noerhadi, menegaskan kabar tersebut tidak sesuai fakta. Ia menegaskan, pertumbuhan valuasi perseroan terjadi karena kinerja dan masuknya investasi dari PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) pada 2021 sebesar Rp 248 miliar.
"Jadi, kalau mungkin tadi masalah pencucian uang, itu mungkin lebih kepada rumor yang ada daripada faktanya yang ada. Itu jawaban dari saya. Karena, katakanlah tahun 2021, itu adalah saat di mana, tadi Pak Tanto (Wakil Direktur Utama EMTK, Sutanto Hartono) katakan EMTK masuk Rp 248 miliar, sejumlah katanya hampir 17-18%. Valuasi saat itu saja sudah Rp 1,3 triliun," ungkap Cyril dalam konferensi persnya di Main Hall BEI, Jakarta, Jumat (10/7/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian saat ini, Cyril mengatakan pertumbuhan valuasi RANS hingga 10% dengan valuasi Rp 2 triliun. Ia juga menegaskan, IPO RANS hari ini membantah kabar tersebut.
"Which is, itu yang terjadi. Maka saya rasa IPO-nya RANS itu penting untuk menyampaikan apa yang terjadi di emiten ini secara fakta yang ada. Mengikuti ketentuan baik dari Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia," jelasnya.
Cyril menambahkan, RANS telah mengikuti dan memenuhi ketentuan baru OJK dan BEI terkait keterbukaan informasi pemegang saham di atas 1% serta ketentuan minimum free float 15%. Total saham yang dilepas RANS sebanyak 2.525.000.000 saham baru atau sebesar 20,02% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.
"Sekarang dalam proses dan berlangsung dan RANS memenuhi syarat tersebut. Singkatnya seperti itu. Jadi, keterbukaan informasi dan jumlah saham yang diperdagangkan RANS lebih dari 20%. Itu adalah diperdagangkan di Bursa. Mengenai 1% itu jelas keterbukaan kita memenuhi ketentuan yang ada di Bursa," pungkasnya.
Saksikan Live DetikSore:
(ahi/ara)











































