XL Cari Utangan US$ 950 Juta

Tahun 2008

XL Cari Utangan US$ 950 Juta

- detikFinance
Jumat, 23 Nov 2007 17:29 WIB
Jakarta - Perusahaan Telekomunikasi PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) akan mencari utangan sebesar US$ 950 juta tahun 2008. Dana tersebut akan digunakan untuk pendanaan belanja modal XL dan restrukturisasi utang.

"Pinjaman ini akan dilakukan melalui satu ataupun beberapa transaksi dalam bentuk pinjaman kredit bilateral, pinjaman kredit sindikasi dan atau melalui pengeluaran obligasi atau instrumen-instrumen hutang lainnya baik dalam mata uang asing maupun rupiah," kata Presiden Direktur XL Hasnul Suhaimi dalam siaran persnya, Jumat (23/11/2007).

Tahun 2008, total belanja modal yang dianggarkan XL sebesar US$ 650 juta. Sebanyak US$ 350 juta diantaranya akan didanai dari pinjaman baru tahun depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara tambahan utang sekitar USS 600 juta akan digunakan untuk restrukturisasi utang-utang perseroan.

Hasnul mengatakan pinjaman baru tersebut akan dilaksanakan secara bertahap mulai kuartal keempat tahun 2007 sesuai dengan kondisi arus kas Perseroan dan waktu pelaksanaan refinancing, dengan mempertimbangkan kondisi pasar uang, tingkat suku bunga dan pasar modal domestik maupun internasional.

Pencarian pinjaman baru tersebut telah mendapat persetujuan pemegang saham dalam RUPSLB hari ini.

Selain itu, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan direksi. Hilmi bin Mohd Yunus mengundurkan diri dari jabatan Direktur IT.

"Untuk bisa menjalankan rencana ke depan, banyak hal yang harus kami lakukan. Selain akan mencari pinjaman baru, satu hal lagi yang perlu kami jalankan adalah restrukturisasi organisasi yang akan dilakukan secara bertahap, sehingga organisasi XL bisa lebih ramping dan lebih lincah," kata Hasnul.

Dengan demikian, susunan Direksi XL yang baru terdiri dari Hasnul Suhaimi sebagai Presiden Direktur XL, Joris de Fretes Direktur Corporate Services, Md Nasir Ahmad Direktur Corporate Strategy & Business Development, Nicanor V Santiago III Direktur Consumer Marketing, Joy Wahyudi Direktur Commerce, Willem Lucas Timmermans Direktur Finance dan Dian Siswarini Direktur Network Services. (ard/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads