Akhir pekan lalu, IHSG berhasil mencatat penguatan ditengah liburnya bursa Wall Street. Investor memanfaatkannya untuk berbelanja saham di akhir pekan, sehingga IHSG berhasil bangkit dari keterpurukannya. Namun penguatan itu belum stabil karena tidak didukung oleh volume yang besar.
Untuk pergerakan IHSG di awal pekan ini, investor akan terus mencermati pergerakan bursa global dan harga minyak mentah dunia di pasar Asia. Di akhir pekan lalu, harga minyak tercatat kembali merayap menuju level US$ 100 per barel setelah sempat surut di bawah level US$ 97 per barel.
IHSG akan bergerak variatif dengan kecenderungan menguat tipis. Investor akan melakukan pembelian selektif, dengan idola masih tetap di saham pertambangan.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Bhakti Securities:
Kembali menguatnya sejumlah saham-saham unggulan seperti: ASII dan sektor pertambangan mendorong kenaikan indeks pada akhir pekan kemarin. Di perdagangan awal pekan ini indeks kami perkirakan akan bergerak variatif dengan kecendrungan melemah karena penguatan indeks tidak didukung oleh positif volume. Kisaran indeks harian 2,532-2,605. Â
Panin Sekuritas:
Akhir pekan lalu, IHSG ditutup naik +0.58% pada 2.584,347, meski sepanjang pekan lalu IHSG mengalami penurunan sekitar -3%. Pasar regional masih dibayangi oleh pergerakan harga minyak dunia yang mengancam pertumbuhan ekonomi global. Secara teknikal, bentuk small doji pada hari Jumat menunjukkan IHSG berada dalam ketidakpastian. Hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak mixed dengan kecenderungan menguat. Pergerakan pasar regional serta harga saham pertambangan akan menjadi sentimen penggerak IHSG. Level support-resistance pada 2.556-2.600. (qom/qom)











































