Bursa Saham Kembali Berjatuhan

Bursa Saham Kembali Berjatuhan

- detikFinance
Selasa, 27 Nov 2007 08:19 WIB
Jakarta - Saham-saham di bursa Wall Street kembali berjatuhan. Bursa-bursa regional pun langsung anjlok, termasuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEJ yang kemungkinan akan kembali merosot.

Pada perdagangan Senin (26/11/2007), indeks Dow Jones anjlok hingga 3 digit yakni 237,44 poin (1,83%) ke level 12.743,44. Nasdaq melemah 55,61 poin (2,14%) ke level 2.540,99.

Wall Street kembali dilanda aksi jual besar-besaran karena investor semakin mencemaskan dampak pelemahan sektor perumahan dan krisis kredit terhadap perekonomian AS.

Anjloknya kembali Wall Street langsung membuat bursa saham regional yang sempat pulih pada perdagangan kemarin kembali anjlok.

Pada perdagangan Selasa (27/11/2007), indeks Nikkei-225 di Bursa Saham Tokyo anjlok hingga 315,22 poin (2,08%) ke lev el 14.819,99.

Pelemahan bursa-bursa utama dunia itu diprediksi akan menyeret IHSG kembali ke jalur negatif. Aksi jual diprediksi akan kembali marak.

Berikut rekomendasi saham untuk hari;

Optima Investama:

Penguatan indeks lebih lanjut  hampir 2.5% didorong sentimen positif bursa regional yang sebelumnya beberapa hari terkoreksi. Sektor mining dan perkebunan masih menjadi primadona investor karena ekspektasi demand yang tinggi di masa yang akan datang serta masih tingginya  harga minyak. Indeks diperkirakan masih positif dengan kisaran 2.620-2.660 dengan saham pilihan: ANTM, AALI, PTBA, BUMI, dan TINS.

Panin Sekuritas:


Meningkatnya consumer demand menjelas musim libur di AS, mendorong naik pergerakan Dow Jones dan bursa regional lainnya. Ditengah ancaman perlambatan ekonomi dunia akibat tingginya harga minyak, IHSG mencatat kenaikan signifikan dalam perdagangan kemarin (+2.46%). Sementara hari ini kami perkirakan IHSG akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan menguat. Kisaran support-resistance 2.620-2.662.

(qom/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads